Kolaka Raya

Bayi Penderita Tumor Ginjal Hembuskan Nafas Terakhir

Bayi Penderita Tumor Ginjal

Bayi Penderita Tumor Ginjal

KOLAKA – Malang benar nasib setiap warga miskin, Slogan yang mengatakan ‘warga miskin dilarang sakit’ nampaknya benar adanya. Pasalnya kejadian ini kembali menimpah salah seorang balita miskin yang bermukim di Jalan Samratulangi kelurahan Lamokato Kabupaten Kolaka. Jamal Bayi yang didiagnosa menderita tumor pada bagian ginjalnya yang telah berjuang setahun lamanya melawan rasa sakit yang dideritanya, kini menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Wahiddin makassar, sekitar pukul 11.00 malam Sabtu (1/8).

Salah seorang warga Kolaka yang peduli dengan kasus Jamal, Anita Anwar (28) menuturkan berdasarkan keterangan yang diterima dari pihak rumah sakit Wahiddin makassar, bayi berusia 3 tahun yang mengalami pembengkakan pada bagian perut tersebut telah meninggal dunia sejak minggu malam. ” Iya, Jamal balita penderita tumor ginjal ini, sudah meninggal dunia. Saya sangat salut dengan perjuangannya selama setahun menahan rasa sakit yang dideritanya padahal usianya masih sangat muda, baru tiga tahun,” terang Anita yang juga penggalang dana peduli Jamal.

Menurutnya, pihak rumah sakit tidak bekerja dengan maksimal dan pasrah atas apa yang dialami oleh Jamal, karena menurut keterangan dokter yang menangani Jamal, penyakit yang dideritanya sudah mencapai stadium empat. “Katanya dokter mereka tidak mau ambil resiko, karena jika mereka salah bertindak nanti dikatakan mall praktek. Selain itu, penyakitnya sudah sangat parah,” jelas Anita dengan sedih.

Sementara itu, Ibu dari bayi penderita tumor ginjal yang berprofesi sebagai pemulung, Radiah (46) mengaku pasrah dengan apa yang dialami oleh anaknya. Ia pun tak bisa berbuat banyak, melihat anakanya sudah tak bernyawa di pangkuannya. “Saya sudah iklaskan anak saya, karena dengan perjuangannya selama ini dia sangat kuat melawan penyakit yang dideritanya. Mudah-mudahan anakku diterima disisi Allah SWT,” tutur Radiah dengan tabah.

Sebelumnya Jamal memang mendapat perawatan di rumah sakit Kolaka, namun sejak berada di Kolaka, balita ini, kurang mendapat perhatian karena terkendala urusan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) padahal seiring berjalanya waktu tumor yang bersarang diginjalnya terus mengganas.

Beberapa kali mendapat pertolongan dari RSBG, tak membuat perubahan pada penyakitnya. “Sempat dirawat beberapa hari saja karena tidak mempunyai biaya perawatan apalagi saat itu belum terdaftar sebagai peserta BPJS ataupun terdaftar sebagai peserta Jamkesmas,” imbuh Radiah.

Sementara itu, hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit Wahiddin Makassar terkait meninggalnya bayi usia tiga tahun tersebut, yang menderita tumor pada bagian ginjalnya.(RS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top