Headline

Haji Buddu Saingan Kuat Tony Herbiansyah

Haji Buddu

Haji Buddu

KENDARI – Tak hanya di Konawe Selatan, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network, juga meliris hasil survei elektabilitas calon di Kabupaten Kolaka Timur (koltim), sebagai daerah baru yang akan menyelenggarakan Pemilukada perdananya.

Saa ini setidaknya empat pasangan yang telah mendaftarkan diri ke KPUD setempat, diantaranya Tony Herbiyansyah-Andi Meria (Tentram), Wahyu Ade Pratama-Idul Fitri Syam (Wahid), Syamsul Alam-Farida (Safari), dan Muhammad Buddu-Ridwan Basnapal (Mubarak).

Manajer KCI Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network, Rasmuddin, kepada koran ini menuturkan, hasil survei menunjukkan dari pengukuran elektabilitas masing-masing figur, posisi pertama tertinggi masih diduduki Tony Herbiansyah, namun posisi Tony sangat tipis dengan pesaing dibawahnya Muhammad Budu atau bisa disapa Haji Budu.

Dari sisi pengukuran posisi data tak hanya mengacu pada data kuantitatif saja, namun juga mengacu pada data kualitatif yang dimiliki, dimana pada data kualitatif menempatkan Tony Herbiansyah sebelumnya menjabat sebagai pelaksana jabatan (PJ) bupati di Kolaka Timur, sehingga memiliki pengaruh.

Posisi yang baru saja ditinggalkannya sebagai Penjabat Bupati menunjukkan, sangat mempengaruhi perolehan suara nantinya, apalagi lanjutnya, ada beberapa variabel yang berpengaruh atas keberadaannya selama menjabat kepala daerah di daerah baru tersebut.

Saingan terberat Tony adalah Muhammad Buddu. Figur yang sangat berpengaruh, sekaligus merupakan salah satu tokoh masyarakat dan tokoh politik di Koltim ini, berdasarkan riset yang dilakukan LSI, merupakan satu-satunya kandidat yang sangat berpotensi kuat, mampu dan mengalahkan Tony Herbiyansyah.

“Karena untuk semua kandidat, berbedaan persentase antara Tony Herbiyansyah dengan Muhammad Buddu, hanya berkisar satu persen saja. Tipis sekali,” tegasnya.

Ditegaskannya, yang mesti digaris bawahi adalah, ketika para kandidat mau memenangi pertarungan, ada beberapa hal yang harus mereka lakukan saat ini. Pertama mereka harus mengangkat popularitas terlebih dahulu, kedua tingkat penerimaan mereka di masyarakat, setelah itu yang ketiga adalah elektabilitas tingkat keterpilihan dia dimasyarakat,” jelasnya.

Selain nama kedua tokoh tersebut, ada lagi satu figur yang diyakini bisa merubah peta konstalasi politik di Koltim pada pilkada 9 Desember 2015, yakni Wahyu Ade Pratama, yang tak lain anak bupati Konawe Selatan, H Imran, sekaligus menantu Bupati Kolaka Ahmad Safei, yang memimpin daerah induk pemekaran Kabupaten Koltim.

Hasil riset menunjukkan kehadirannya, sangat mempengaruhi konstalasi politik di Kabupaten Kolaka Timur, apalagi didukungan penuh dari mesin partai Golkar baik kubu Ridwan BAE dan Muhammad Oheo Sinapoi.

Mengenai dukungan dari mesin-mesin politik sebagai pengerak yang turut berkontribusi terhadap pemenangan pasangan calon yang disusung, pihaknya menggarisbawahi, hal itu menjadi kunci kesuksesan pasangan calon, berdasarkan hasil riset.

Seperti, figur Tony Herbiyansyah yang sepenuhnya telah mendapat dukungan dari partai Demokrat, Nasdem dan tambahan dukungan juga diperoleh melalui dukungan moril dari tokoh sentral di Sultra Nur Alam yang tidak lain adalah Gubernur Provinsi Sultra.

Hal itu lanjutnya, cukup memberikan pengaruh yang sangat besar pada kampanye pasangan Tony Herbiyansyah-Andi Meria. Sehingga tuturnya, dari kacamata Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pihaknya melihat, Tony Herbiyansyah-Andi Meria berpeluang besar mendulang suara.

Meski begitu, Rasmuddin mengatakan dalam konstalasi politik yang sangat dinamis itu, pemenang yang berhasil meraih kursi panas nantinya, akan sangat tergantung dari pola yang digunakan dari para kandidat.

Seperti apa pola yang digunakan merebut simpati dari masyarakat. “Siapa kandidat yang sering menyapa, dan melakukan kegiatan-kegiatan yang menarik simpatik masyarakat, kemungkinan terpilihnya sebagai kepala daerah cukup terbuka lebar. (*/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top