Headline

Masih Ada yang Belum Mundur dari PNS dan Dewan , Empat Paslon Belum Penuhi Syarat Pendaftaran Administrasi

 

1437797244-PNS-Dilarang-Dukung-MendukuANDOOLO – Empat pasangan calon (paslon) bakal calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) telah melakukan pendaftaran sesuai tahapan pilkada di KPUD Konsel.

Tetapi empat pasangan calon tersebut masing-masing Surunuddin-Arsalim (SUARA), Asnawi Sykur-Rustam Tamburaka (HARUM), Endang-Nurfa Thalib dan pasangan independen Rusmin Abdul Gani-H Muhlis (BERAGAM) belum dapat dipastikan bernapas lega.
Pasalnya, KPUD Konsel memastikan keempat paslon tersebut belum memenuhi syarat pendaftaran administrasi calon.

“Sehingga beberapa berkas dikembalikan oleh masing-masing paslon untuk dikoreksi. Jadi dikategorikan belum memenuhi syarat,” ujar Ketua KPUD Konsel, Jabalnur ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/8) kemarin.

Sesuai tahapan, lanjut dia, 3-4 Agustus sesuai tahapan berkas yang belum memenuhi syarat itu dikembalikan oleh paslon untuk diperbaiki. “Kemudian 7 Agustus kami tunggu hingga koreksi perbaikan itu dikembalikan untuk kemudian paslon ditetapkan,” tuturnya.

Jabalnur mengatakan beberapa berkas yang perlu dilakukan perbaikan oleh bakal calon bupati dan wakil bupati seperti legalisir ijazah, Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), wajib pajaknya,Terkait pasangan independen, lanjutnya, KPUD Konsel akan menindaklanjuti berkas pasangan independen melalui verifikasi faktual dukungan dilapangan terkait syarat minimum dukungan.
“Apakah akan memenuhi syarat dukungan sebesar 25.770 dukungan ataukah tidak. Itu akan kita verifikasi dilapangan,” tegasnya.

Selanjutnya kata Jabalnur, dengan beberapa paslon terdapat beberapa paslon yang belum mengajukan surat pengunduran dirinya sebagai PNS dan anggota legislatif. Saat ini tercatat Asnawi Syukur, H Muhlis dan Rustam Tamburaka telah lengkap dengan surat dokumen pensiun.

“Sedangkan Arsalim, Endang, Surunuddin masih tahap pengurusan. Itupun masa waktu yang diberikan kepada mereka hingga tanggal 24 Agustus pasca penetapan pasangan calon. Dan kemudian diberika waktu 60 hari setelah itu. Ketika surat pengunduran diri itu tidak ada maka yang bersangkutan dinyatakan gugur sebagai pasangan calon bupati atau wakil bupati untuk mengikuti pilkada Desember mendatang,” tuturnya.

Dia menambahkan saat ini sesuai penelitian berkas masing-masing paslon yang mengalami perbaikan hanyalah sebagian kecil saja. Sedangka syarat wajib telah terpenuhi seperti dukungan sejumlah partai politik masing-masing bakal calon. (rs)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top