Headline

Jadi Pemimpin Berkarakter

 

Penandatangan MoU antara Rektor UHO Kendari, Usman Rianse, Danrem 143/HO Kolonel CZi, Rido Hermawan, serta Kapolda Sultra, Brigjen Pol Arkian Lubis, di Auditorium UHO Kendari, Rabu (5/8).

Penandatangan MoU antara Rektor UHO Kendari, Usman Rianse, Danrem 143/HO Kolonel CZi, Rido Hermawan, serta Kapolda Sultra, Brigjen Pol Arkian Lubis, di Auditorium UHO Kendari, Rabu (5/8).

KENDARI- Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang dijalani oleh mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari tidak hanya untuk menjalani kewajiban semata, tetapi juga untuk mengkader pemimpin yang berkarakter.

 

Demikian hal itu dipertegas Danrem 143/HO Kendari, Kolonel CZi Rido Hermawan, saat memberi sambutan pada pelepasan mahasiswa KKN di Auditorium Mokodompit UHO Kendari, Rabu (5/8).

 

“Masalah yang saat ini sedang dihadapi bangsa kita perlu peran mahasiswa sebagai generasi penerus. Bahkan KKN ini pun secara tidak langsung menjadi ajang untuk mengkader para calon pemimpin yang berkarakter,” jelasnya.

 

Dia menegaskan, untuk menjadi calon pemimpin yang berkarakter, maka masyarakat perlu memilih pemuda yang memiliki budi pekerti dan ilmu pengetahuan yang tanpa tanding. Artinya, pemuda tersebut dapat diandalkan dalam memecahkkan masalah-masalah yang dihadapi Bangsa Indonesia.

 

“Untuk pengawalan sendiri, TNI mengarahkan Babinsa untuk melaksanakan pendampingan sehingga program-program yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa dapat bersinergis dan dapat diayomi oleh Babinsa,” jelasnya.

 

Salah satu anggota Kopasus ini menerangkan, untuk jumlah personel pihaknya mengerahkan anggota TNI mencapai 430 orang, ditambah 10 orang pengendali. Pendampingan tersebut akan dilaksanakan selama 45 hari sesuai pelaksanaan KKN.

 

Sementara itu, Rektor UHO Kendari Usman Rianse, mengungkapkan, pengembangan SDM bukanlah tugas tunggal dari perguruan tinggi tetapi masyarakat pun berkewajiban untuk itu.

 

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) baik UHO Kendari, Polda Sultra, maupun TNI Angkatan Darat. Ini dimaksudkan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa anatara Polisi, mahasiswa dan TNI dapat bekerjasama.

 

“Kerjasam tersebut juga bertujuan untuk mendorong visi dari pemerintah yakni melakukan revolusi mental terhadap bangsa. Karena revolusi mental harus dilatih dari sekarang, jika tidak akan selamanya kita masyarakat Indonesia saling mencurigai,” paparnya.

 

Pelepasan KKN yang dilaksanakan oleh UHO Kendari dilakukan secara langsung oleh Kapolda Sultra Brigjen Pol Arkian Lubis. Pada kesempatan yang sama, orang nomor satu dikepolisian Sultra itu mengharapkan agar mahasiswa dapat melaksanakan tugas KKN dengan sungguh-sungguh, bahkan jika perlu mahasiswa harus menjadi contoh bagi masyarakat. (p1/a/put)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top