Headline

Sekwan Tak Berniat Hambat Pemunduran Diri Raup

 Israjuddin

Israjuddin

 

*Berkas Segera Dilanjutkan Ke Gubernur

 

WANGGUDU – Sekertariat DPRD Kabupaten Konawe Utara mulai memproses berkas pemunduran diri Raup dari kursi legislatif yang disandangnya. Dalam waktu dekat ini, Berkas tersebut digadang-gadang akan rampung dan segera dilanjutkan.

Demikian dikatakan, sekretaris DPRD Konawe Utara, Drs Israjuddin saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (6/8). “Berkas pemunduran diri yang diusulkan dari partai baru kita terima Senin (3/8) lalu. Setelah kita terimah itu kita langsung proses sesuai aturan. Apakah sesuai atau tidak mekanisme itu persoalan partainya,” ungkap Israjuddin.

Israjuddin mengatakan, dirinya tidak ada niat atau usaha untuk memperlama maupun menghambat proses pemunduran diri saudara Raup. Jika berkas yang diajukan telah sesuai aturan yang terdapat pada Peraturan Tata Tertib (Tatib) telah terpenuhi, tidak ada alasan untuk tidak memproses.

Dalam Peraturan DPRD kabupaten Konawe Utara Nomor 03 Tahun 2015 tentang tata tertib Pasal 61 ayat (1) anggota DPRD berhenti antar waktu sebagai anggota karena tigal hal. Yakni anggota meninggal dunia, mengudurkan diri atau diberhentikan.

Pemberhentian anggota DPRD pada pasal 61 ayat (1) ini pada Pasal selanjutnya 62 ayat (1) diusulkan oleh pimpinan partai politik kepada pimpinan DPRD dengan tembusan kepada gubernur.

“Untuk persoalan Raup ini, dirinya masuk pada kategori memundurkan diri. Pemberhentian dirinya pun harus diusulkan oleh Partai dan sudah kami terimah. Prosesnya akan segera rampung, kalau tidak ada hambatan Senin telah kami lanjutkan ke tahap selanjutnya,” katanya.

Pengajuan itu, sudah sesuai dengan aturan tahapan dimana setelah usul pemberhentian itu diterimah Ketua DPRD Konut, paling lama tujuh hari sejak diterimanya Pimpinan DPRD menyampaikan usul pemberhentian kepada Gubernur melalui bupati untuk memperoleh peresmian pemberhentian.

“Setelah itu gubernur yang akan meresmikan pemberhentian paling lama 14 hari sejak diterimahnya usul pemberhentian anggota dari pimpinan DPRD. Adapun mengenai siapa yang akan menggantikannya itu persoalan partainya,” jelas pria yang akrab disapa Is ini.

“Jadi tidak ada upaya dari kita untuk menghalang-halangi seseorang mundur dari anggota karena itu adalah haknya. Secepatnya kalau bukan Jumat, Senin sudah di lanjutkan,” tegasnya.(rs)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top