Buton Raya

AMPP Tagih Janji Sekda Terkait Penuntasan Ijazah Palsu

Ilustrasi

Ilustrasi

RUMBIA – Selepas melakukan aksi demonstrasi terkait ijazah palsu beberapa waktu lalu, kini Aliansi Mahasiswa Pemerhati Pendidikan (AMPP) Bombana menanti janji Sekda Bombana yang dijabat oleh Burhanuddin dalam menuntaskan menyelidikan pelaku pengguna ijazah palsu.

Ketua AMPP, Saharudin mengatakan, sebelumnya Sekda Bombana telah berjanji akan melakukan penyelidikan terhadap PNS di Bombana yang menggunakan ijazah palsu dan hasil akhirnya di bulan Desember nanti.

“Kalaupun hal itu tidak membuahkan hasil mau tidak mau kami akan memboikot kantor Bupati. Tidak hanya itu kami juga meminta peran DPRD Bombana dalam mengusut pengguna ijazah palsu, jangan hanya keluar daerah terus menggunakan uang rakyat,” tegas Saharudin.

Lanjut dia, secara garis besar bentuk tindak pidana yang dilakukan dalam pendidikan salah satunya adalah ijazah palsu. Pemalsuan ijazah disamping penipuan terhadap diri dan lembaga dimana ijazah tersebut digunakan,  dalam jangka panjang berarti menghancurkan semangat berjuang yang fair yang dibutuhkan oleh bangsa yang sedang mengejar ketinggalan.

“Berdasarkan peraturan pemerintah tentang ketentuan pidana bagi pengguna ijazah palsu yang tertuang dalam pasal 69 UU nomor 12 tahun 2012 tentang sistem pendidikan nasional. Setiap orang yang menggunakan ijazah palsu dipidana penjara paling lama lima tahun dan denda Rp 500 juta,” pungkasnya. (rs)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top