Forum dan Feature

Pembangunan Jalur By Pass Lasusua-Tobaku

 

Mampu Hasilkan PAD, Pengguna Jalan Dimanjakan Pemandangan Indah

Berhias panorama alam eksotis berpadu akses jalan mulus, membawa Jalur By Pass Lasusua-Tobaku kini menjadi salah satu icon Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Jalur ini, siap memanjakan setiap pasang mata yang melintas di jalur tersebut.

Laporan : LAODE MUSAFIR, Lasusua.

Jalur By Pass Lasusua-Tobaku merupakan salah satu karya emas Bupati Kolut Rusda Mahmud. Jalur transportasi modern ini, kerap mendapat pujian setiap orang yang melintas.

Keindahan panorama alam eksotis terbentang sepanjang garis pantai jalur By Pass. Selain memanjakan setiap orang yang melintas, jalur ini juga menjadi salah satu rute yang memudahkan para penggunaan jalan, khususnya pengguna jalan jalur Trans Sulawesi Sultra-Sulsel.

Para pengguna jalan, tidak lagi harus melalui jalur sebelumnya. Selain menggunakan waktu lama, jalur sebelumnya juga rawan terjadi kecelakaan. Makanya, pembangunan jalur By Pass itu dianggap bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang pengendara jalur Trans Sulawesi asal Kota Kendari, Jhon mengaku, kagum dengan pembangunan yang dilakukan Bupati Rusda Mahmud. Jalur By Pass Lasusua-Tobaku dianggap sangat membantunya yang selama ini menjalankan usaha pengiriman ikan. Melalui jalur itu, waktu yang digunakan menuju Malili dari Kota Kendari tidak lama seperti sebelumnya.

“Setiap melintas di jalur ini saya dan teman-teman selalu singgah bersantai karena pemandangan alamnya memang bagus. Mantap memang Pak Rusda membangun,” tutur Jhon saat ditemui di Kota Lasusua.

Dari segi ekonomi, pembangunan jalur yang dibangun di awal kepemimpinan Rusda Mahmud ini, dianggap mampu membawa dampak positif bagi perkembangan daerah di ujung utara Provinsi Sultra tersebut. Disamping telah menjadi salah icon daerah, jalur yang kini diberi nama gerbang Wisata Lasusua-Tobaku itu, kini menjadi salah satu aset daerah yang menjadi penyumbang Pendapan Asli Daerah (PAD) terbesar.

Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Nakertrans Kolut, Firdaus mengungkapkan, Jalan Wisata By Pass Lasusua-Tobaku tersebut kini menjadi salah satu penyumbang PAD yang cukup besar. “Setelah dikelola Perusahaan Daerah (PD) Suawindu sejak 2015 lalu, di awal pengelolaanya target PAD-nya sebesar Rp 700 juta lebih, sedangkan untuk target 2016 ini naik menjadi sebesar Rp 1 miliar lebih, dan setorannya selalu terpenuhi sesuai target,” Jelas Firdaus. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top