Rakyat Sultra Online

Probiz

Bulog Mulai Operasi Pasar

Dirjen Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kadis Perindag Sultra dan Kepala Perwakilan BI Sultra saat pelepasan operasi pasar oleh Bulog Sultra, Rabu (10/1).

KENDARI – Sebagai salah satu upaya menstabilkan harga beras medium di pasar-pasar tradisional di Sultra, Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Badan Urusan Logistik (Bulog) Sultra bersama sejumlah pihak memulai operasi pasar di Gudang Bulog Sultra.

“Melihat harga beras medium di pasar-pasar tradisional sudah tidak stabil dan kurangnya pasokan stok beras medium di pasaran, kami dari pemerintah melalui Bulog memperkenalkan pada masyarakat bahwa Bulog punya stok beras medium yang berlimpah yang akan dijual dibawah harga eceran tertinggi,” ungkap Direktur Jenderal (Ditjen) Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, Ari Satria, saat pelepasan perdana operasi pasar di Gudang Bulog Sultra, Rabu (10/1).

Pihaknya menjalankan operasi pasar berdasarkan Permendag No. 57 tahun 2017 bahwa untuk beras kualitas medium, Harga Eceran Tertinggi (HET) di wilayah Sulawesi ditetapkan sebesar Rp9.450. Harga saat operasi pasar turun Rp 100 rupiah menjadi Rp9.350.

“Kami menggelar pelepasan operasi pasar beras medium serentak di seluruh Indonesia, termasuk Sultra. Operasi ini akan berlangsung selama Januari 2018. Rencana diperpanjang jika kondisi harga beras di pasar belum mencapai target. Selain Bulog, operasi pasar beras medium ini juga melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, Satgas Tim Pengendali Inflasi Daerah Sultra dan Satgas Pengawasan Pangan Provinsi Sultra,” ujarnya.

Khusus di Kota Kendari, pelepasan beras dalam operasi pasar menggunakan empat unit truk. Total muatan 60 ton. Beras-beras ini siap dijual ke mitra Bulog di empat titik pasar Kota Kendari yakni pasar Wuawua, pasar Anduonohu, pasar Mandonga dan pasar Sentral Kota.

Sementara itu, Kepala Divisi Regional Bulog Sultra, La Ode Amijaya Kamaludin mengatakan, melalui operasi pasar ini, pihaknya memperkenalkan bahwa ketersediaan beras medium Bulog Sultra cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Dia bilang, untuk HET di masing-masing daerah sangat berbeda-beda seperti pulau Jawa, Kalimantan, dan pulau-pulau yang lain berbeda-beda tetapi khusus pulau Sulawesi harga HET sama sebesar Rp 9.450.

“Olehnya itu, untuk pedagang yang belum mengetahui HET, ini merupakan cara menyosialisasikan kepada mereka terkait harga beras dari pemerintah dan biasanya operasi pasar kami memasang spanduk di truk tetapi sekarang kami langsung bekerja sama dengan distributor sebagai mitra kerja Bulog Sultra,” tutupnya. (*/b)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk




©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top