Headline

Puting Beliung Ratakan Dua Rumah Warga

Rumah Warga Desa Lamongupa Kecamatan Wawonii Tengah, yang sudah rata dengan tanah.

LANGARA – Tak ada yang menduga, musibah datang secara tiba-tiba. Seperti yang dialami dua warga Desa Lamongupa Kecamatan Wawonii Tengah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Salna dan Siti Nurma yang tertimpa musibah, rumahnya rata dengan tanah akibat diterjang angin puting, sekira pukul 02.00 wita, Senin (29/1) dini hari.

Mereka tidak bisa berbuat banyak, saat angin puting beliung meratakan dua rumah mereka. Untung saja, tak ada korban dalam insiden itu. Peristiwa naas itu, terjadi saat ratusan warga Lamongupa sedang tertidur pulas di rumah masing-masing.

“Awalnya memang hujan, tiba-tiba terdengar suara angin. Saya langsung lari sambil saya tarik anakku yang sementara tertidur, agar bisa keluar dari dalam rumah,” cerita Salna, saat ditemui di kediamanya, yang sudah rata dengan tanah.

Ibu yang sudah memiliki tiga anak itu, lanjut bercerita. Rumahnya yang diterpa angin ini, ditinggali tiga kepala keluarga (KK). Saat angin puting beliung itu berhembus semua sedang tertidur.

“Alhamdulillah kami semua selamat. Dan tidak ada korban jiwa. Yang duluan roboh sebelah kiri rumah, baru bagian kanannya menyusul. Biar berasku saya tidak sempatmi selamatkan,” keluhnya.

Tak jauh dari kediaman Salna, cerita serupa juga dialami Siti Nurma. Rumahnya yang semi permanen itu, nyaris tak terbentuk lagi setelah angin puting beliung menghantam perkampuangan Lamongupa. Bahkan atap rumah yang ditinggali wanita setengah parubaya itu terbang sejauh 10 meter dari dudukan rumahnya.

“Saya tinggal bertiga juga dengan cucuku. Saya juga lagi tidur, tiba-tiba dengar angin kencang langsung kita lari keluar. Tidak ada barang-barang yang kami selamatkan. Yang penting nyawa kami bisa selamat,” tuturnya, dengan raut wajah sedih.

Menanggapi musibah itu, Kepala Dinas Sosial Konkep, Muh. Rustam Arifin, saat ditemui sedang melakukan pendataan rumah-rumah yang diterjang angin puting beliung di Desa Lamongupa, mengatakan untuk sementara sesuai informasi yang didapatkan. Ada 4 rumah rusak berat di dua lokasi Kecamatan yang berbeda.

“Total rumah rusak berat ada 4 yang terletak di dua kecamatan berbeda. Sementara yang rusak ringan 7 rumah. Rusak ringan ini, hanya atapnya yang diterbangkan angin. Untuk rusak berat, rumah mereka yang rata dengan tanah,” jelasnya.

Ia mengaku hanya melakukan pendataan fisik bangunan saja yang terkena musibah alam. Sementara untuk ganti rugi rumah yang rusak, itu masuk di ranah Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD).

“BPBD yang rinci anggaran kerusakaanya. Nanti setelah dari lapangan saya akan laporkan sama pimpinan. Dan menunggu langkah apa yang akan diambilselanjutnya,” tandasnya.

Sekadar diketahui ada 4 rumah warga yang rusak parah, saat angin puting beliung melanda Konkep dini hari tadi. Tiga diantaranya, berada di Desa Lamongupa, Kecamatan Wawonii Tengah dan 1 rumah lagi berada di Desa Lapulu, Kecamatan Wawonii Timur. (*/a)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top