Headline

Baubau Dipimpin Teknokrat Kreatif

Hado Hasina saat menjalani gladi bersih upacara pelantikan Penjabat (Pj) Walikota Baubau, yang dipimpin Kepala Biro Pemerintahan La Ode Ali Akbar, di ruang Pola Kantor guberbur Sultra, Selasa (30/1)

KENDARI – Pelaksana Gubernur Sultra HM Saleh Lasata atas nama Presiden Joko Widodo hari ini lantik Kepala Dinas Perhubungan Sultra Dr H Hado Hasina MT jadi Pejabat Walikota Baubau dalam kurun waktu sekitar setahun kedepan, di ruang pola kantor gubernur Sultra, Rabu (31/1).

Karir Hado Hasina sangat cemerlang di dunia birokrasi. Setahun dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Master Transportasi Jebolan ITB itu diamanahkan menjadi Penjabat (Pj) Walikota Baubau berdasarkan SK Mendagri Nomor 131-74-116 Tahun 2018 tertanggal 24 Januari 2018.

Jebolan Doktor UNJ ini mengaku tidak memiliki persiapan khusus menghadapi pelantikan, Rabu (31/1). Yang pastinya, sebagai mana yang diamanahkan Undang-undang, tugas penjabat ada tiga. Pria Kelahiran 1963 ini menyebutkan pertama melanjutkan tugas pemerintahan dengan baik, kedua memfasilitasi jalannya pilkada dan menjamin netralitas aparatur sipil negara.

“Posisi saya sebagai Pj, bagaimana menjadi jembatan penghubung apa yang telah dilakukan walikota sebelumnya dengan walikota defenitif, yang akan hadir sesuai dengan keinginan masyarakat Baubau,” tuturnya.

Tetapi tidak menutup kemungkinan, jika dalam pelaksanaan pemerintahan mendatang diperlukan langka stategis dalam percepatan program pembangunan, maka ada lima konsep yang telah disiapkan untuk dilakukan.

Menurut mantan Pelaksana Sekda Butur itu, Kota Baubau belum sepenuhnya menyelenggarakan model transportasi yang aman, nyaman dan terkendali. “Saya sebagai kepala dinas Pehubungan Sultra tentunya akan menerapkan itu, bagaimana melakukan rekayasa lalulintas dan menerapkan one way streat,” jelasnya.

Kedua, sebut suami Sulastri ini, sektor pariwisata Kota Baubau perlu inovasi, baik sektor pariwisata alam maupun sektor pariwisata rekayasa. Pihaknya akan melibatkan semua SKPD untuk terlibat dalam membenahi sektor pariwisata Kota Baubau.

“Misalnya Pantai Nirwana, kita tata dan rekayasa untuk bagaimana jadi pengembangan ekowisata. Benteng Keraton Buton juga sebagai objek mendunia harus kita tata sedemikian rupa, untuk mehidupkan ruh budaya tua Buton yang digandrungi wisatawan,” bebernya.

Hado yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama, Baubau bisa didesain dengan baik. Dia opitimis dalam jangka waktu enam bulan kedepan, bisa mengubah wajah kota Baubau.

Harapan lainnya yang ingin diwujudkan, bagaimana menyelesaikan terminal Tipe B di Kota Baubau yang terletak di Lakologou. Sehingga moda transportasi darat bisa tertata dengan baik, sesuai dengan rencana sistem transportasi wilayah yang di desainnya.

Ketika ditanya, usai pelantikan apakah langsung akan berkantor? Hado mengaku hari Kamis (1/2) atau keeseokan harinya akan langsung menuju Rujab Walikota Baubau. Selanjutnya akan menggelar rapat koordinasi dengan semua jajaran Forkompinda dan kepala SKPD dalam rangka konsolidasi pemerintahan daerah.

Terkait anggaran APBD, Hado belum mengetahui pasti. Namun, dirinya baru akan melihat ketika sudah resmi berkantor memegang tampuk pemerintahan Kota Baubau.

Sebagai Kadis Perhubungan Sultra, menurut Hado, Pj Walikota Baubau merupakan salah satu tugas tambahan yang diamanatkan presiden kepada dirinya. Sehingga, tidak ada alasan untuk tidak menjalankan tugas pokoknya sebagai Kadis Perhubungan.

Dalam pelantikan hari ini, akan ada penyerahan memori jabatan dari Walikota As Tamrin yang telah berakhir masa jabatannya dengan Maasyra kepada Pj Walikota Baubau Hado Hasina. (efn/hum)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top