Headline

Hado Dilarang Rombak Pejabat

Pelaksana Gubernur SUltra HM Saleh Lasata saat melantik Kadis Pehubungan Sultra Dr Ir H Hado Hasina MT menjadi Penjabat (Pj) Walikota Baubau, Rabu (31/1) di ruang pola Kantor Gubernur.

KENDARI – Kota Baubau resmi dipimpin Penjabat (Pj) Walikota Baubau H. Hado Hasina MT, Kadis Perhubungan Provinsi Sultra, sejak dilantik Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sultra HM Saleh Lasata, di ruang pola kantor gubernur Sultra, Rabu (31/1).

Saleh Lasata yakin tampuk kekuasan kota Baubau bisa berjalan baik sesuai dengan tugas-tugas sebagai penjabat.

Sebagimana tiga tugas pokok seorang Pj menurut Saleh Lasata, yakni melanjutkan tugas penyelenggaraan pemerintahan dengan baik, memfasilitasi jalannya pilkada hingga lahirnya walikota definitif, dan menjamin netralitas aparatur sipil negara.

“Penting saya ingatkan, karena Pilkada Juli nanti, maka tugas-tugas Pj harus dijalankan dengan baik,” pesannya.

Kota Babau yang juga salah satu daerah yang menggelar hajatan pilkada, menurut mantan Ketua DPRD Sultra ini, menjadi tugas berat Hado Hasina, untuk menjaga kondusifitas daerah itu menjelang Pilkada.

Kesuksesan pelaksanaan pilkada, kata mantan Bupati Muna ini sangat ditentukan kondisi stabilitas daerah.

“Makanya, Pj Walikota tidak boleh lengah begitu saja. Harus tetap menjaga stabilitas daerah dengan baik,” tuturnya.

Saleh Lasata juga dengan tegas berpesan agar Hado tidak menggeser pejabat tanpa izin Menteri Dalam Negeri.

Namun, menurutnya bukan berarti tidak bisa melakukan mutasi. “Mutasi bukan sesuatu yang diharamkan, tapi harus izin Mendagri. Jangan sekali-sekali menggeser pejabat tanpa izin,” tegasnya mengingatkan.

Hal penting lainnya kata pendamping Gubernur Nur Alam, Hado harus bisa menciptakan lingkungan pemerintahan daerah dengan penuh kekompakan.

Saleh Lasata mengaku kagum dan mengapresiasi momentum serah terima memori jabatan dari seorang doktor ke Pj Walikota Baubau (baru dilantik) yang juga doktor.

Harapannya, momentum tersebut bisa menjadi perubahan yang cukup baik dalam roda pemerintahan dan percepatan pembangunan di Baubau.

“Moment ini kali pertama saya melantik seorang doktor yang menggantikan doktor juga. Mudah-mudahan ini jadi berkah dan petunjuk demi pembangunan daerah,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, tugas lainnya yang harus diperhatikan adalah tata kelola keuangan daerah.

Dimana, pelaksanaan APBD induk 2018 telah berjalan, dengan begitu bisa mempersiapkan APBD perubahan 2018 tepat waktu.

Pada pelaksanaan APBD perubahan, harus ditetapkan lebih awal, sehingga jika masih ada sebagian pelaksanan program fisik dilapanga yang belum selesai, maka bisa diselesaikan.

Pemerintah daerah juga harus segera merencanakan program anggaran tahun 2019 yang harus selesai disusun pada 31 November 2018.

“Jadi Hado Hasina harus mempersiapkan itu, supaya pelaksanaan prgam kerja anggaran sesuai dengan target dan perencanaan,” pesannya lagi.

Terpisah, Pj Walikota Baubau H Hado Hasina menyakini apa yang jadi tugas dan kewajibannya sebagai penjabat sebagaimana amanah undang-undang akan dijalankan dengan baik.

Selain itu, dirinya akan mempertimbangkan dan memperhatikan pesan-pesan Pj Gubernur Sultra demi percepatan pembangunan kota Baubau.

Dalam perencanaan pembangunan Baubau, dirinya telah memiliki sejumlah konsep dan strategi.

Rencananya, ada lima program strategis yang akan dilaksanakannya, mulai dari penunjangan terminal Lakologou, pematangan lahan akses Waramesiu ke pelabuhan Feri Batulo, penataan kawasan Ekowisata Pantai Nirwana, penataan RTBL Kawasan Wisata Budaya dan Religi Keraton, serta manajemen dan rekayasa lalulintas kota Baubau.

“Untuk mewujudkan itu semua, maka perlu peran serta dan keterlibatan masyarakat. Sehingga semua program prioritas bisa terlaksana dengan baik selama kami menjadi Pj,” pungkasnya. (efn/ag)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top