Pilkada

Hanura Kendari Jengkel KPU RI

Muhammad Yahya

KENDARI – Partai Hanura Kota Kendari versi Daryatmo tidak mempersoalkan sikap KPU Kendari yang memverifikasi kepengurusan Hanura Kendari versi Oesman Sapta Odang yang diketuai Johny J David. Meski begitu, kubu Hanura versi Daryatmo sangat kesal dengan sikap KPU RI.

Ketua DPC Hanura Kendari versi Daryatmo, Muhammad Yahya menjelaskan, kepengurusan Hanura saat ini mengalami dualisme antara Oesman Sapta Odang dan Daryatmo. Harusnya, ketika versi Daryatmo tidak diakui dalam verifikasi, KPU jangan memakai keanggotaan Hanura Kendari versi Daryatmo.

Saat ini, kata Yahya, keanggotaan Hanura Kendari yang diverifikasi KPU merupakan keanggotaan yang disusun versi Daryatmo. “Kami kan tidak enak. Karena KPU memakai keanggotaan yang disusun oleh pengurus kami. KPU sudah tahu dualisme , tapi kenapa memakai keanggotaan kita,” ulasnya saat ditemui di Kendari, Kamis (1/2).

Selain menyoal sikap KPU RI, Yahya juga menyesalkan sikap DPP Hanura kubu Oesman Sapta Odang. Saat ini, kata dia, semua yang dianggap berseberangan dengan Oesman mengalami pemecatan.

“Harusnya (Oesman) dia stabilkan dulu kondisinya. (Dia harus sampaikan) bahwa khusus pengurus DPD dan DPC tidak ada (pergantian). Jangan yang bersengketa di DPP, di tingkat bawah kena. Bayangkan, ada 27 DPD yang dihantam (untuk diganti). Jadi kami sesalkan tindakan Oesman,” jelasnya.

Jika merujuk anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), tindakan yang dilakukan kubu Oesman tidak diatur dalam peraturan organisasi. “Apapun alasannya, (tindakan dia tidak ada di dalam AD/ART). Coba lihat saja musdalub. Masak ada musdalub yang hadir justru pelaksana tugas dewan pimpinan cabang. Itu kan tidak ada di AD/ART,” pungkasnya. (r1/b/ian)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top