Konawe Raya

Kebutuhan Dokumen Kependudukan Konawe Meningkat

Antrean warga dalam pengurusan KTP Elektronik

UNAAHA – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Konawe tak pernah sepi pengunjung. Tiap hari, puluhan masyarakat memadati kantor ini untuk pengurusan dokumen kependudukan.

Peningkatan pengunjung ini salah satunya diakibatkan oleh layanan dokumen kependudukan yang harus diurus langsung ke Dinas ini. Apalagi layanan Kartu Tanda Penduduk elektronik yang kini tidak bisa dilakukan di masing-masing kecamatan akibat ketiadaan alat perekaman.

Dari 29 kecamatan yang ada di Konawe, tersisa lima kecamatan yang masih melakukan pelayanan perekaman. Tujuh kecamatan itu yakni Sampara, wawotobi, Kapoiala, Uepai, Wonggeduku, Amonggedo dan Meluhu.

“Ketujuh kecamatan ini, peralatan perekaman dan server masih bagus. Sementara di kecamatan lain peralatannya sudah rusak,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Abd Rais, Kamis (1/2).

Meski perekaman masih ada dikecamatan, Kata Rais, masyarakat tetap banyak yang memilih ke Dikdukcapil langsung. Hal ini dikarenakan kebutuhan dokumen kependudukan lainnya.

“Banyak yang datang disini sekaligus mau mengurus Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya. Jadi mereka leboh memilih ke sini langsung, ” katanya.

Meski tiap hari diserbu oleh para pencari dokumen kependudukan, Dikdukcapil tidak mengalami kewalahan untuk melayani. Bahkan untuk blanko kependudukan, tidak mengalami kekosongan.

Pada awal Tahun 2018 ini, Dikdukcapil Konawe mendapat tambahan blanko dari pusat. Blanko tersebut cukup melayani masyarakat yang ingin melakukan pengurusan.

“Tahun ini kita dapat tambahan blanko sekitar 800 keping. Jadi tidak dikhawatirkan kekosongan blanko. Tinggal masyarakat saja yang mau mengurus, ” tutupnya. (hdi/ian)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top