Rakyat Sultra Online

News

Bombana Terapkan Transaksi Non Tunai

Bupati Bombana, H Tafdil bersama Dirut BPD Sultra, Khairul Kanjeng Raden saat menandatangani MoU transaksi non tunai.

RUMBIA – Pemerintah Kabupaten Bombana mulai menerapkan transaksi non tunai, yang ditandai dengan penandatanganan MoU antara Pemda Bombana dan Bank Sultra.

Sebenarnya, transaksi non tunai telah dilakukan sejak tahun 2012 lalu di pemerintahan kabupaten Bombana.

“Hanya tidak secara keseluruhan diterapkan, mulai tahun ini kami akan terapkan secara keseluruhan,” kata Bupati Bombana, H. Tafdil, SE., MM

Cerita Ketua DPD PAN Bombana ini, terapan transaksi yang dilakukan kemarin itu setelah SP2D terpenuhi, dananya langsung ditransfer.

“Pemerintah pusat membuat peraturan ini saya menilai sangat baik, karena tujuanya agar kita tidak terjerat dengan pidana yaitu korupsi,” ujar bupati dua periode ini.

Ditempat yang sama, Dirut BPD Sultra Khairul Kumala Raden mengatakan, transaksi non tunai di Bombana mudah-mudahan akan berjalan dengan baik. Tidak ada kendala yang akan dihadapi nanti, baik dari sisi aplikasi maupun dokumen.

“Untuk aplikasi yang kami hadirkan berbasis website sehingga bisa diakses menggunakan handpone atau laptop yang memiliki jaringan internet,” jelasnya.

Karena menggunakan jaringan internet, diakui Dirut BPD Sultra, tentu memiliki kendala yaitu masalah jaringan telkomunikasi. Namun pihaknya sudah memikirkan solusinya dengan menggunakan sistem bilyet giro yaitu pemindah bukuan.

“Hal ini kami terapkan khusus di wilayah tertentu yang tidak memiliki jaringan seperti di Kabaena. Kami juga sudah memiliki kantor kas di wilayah tersebut,” kata Khairul Kanjeng Raden kepada Rakyat Sultra.

Dia menambahkan, untuk sistem pembayaran non tunai diwilayah Sultra sudah semua daerah telah melaksanakannya. Selepas Bombana pihaknya akan ke Konkep untuk melanjutkan program Mendagri ini.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bombana, Darwin mengatakan, dengan adanya sistem pembayaran non tunai ini sangat membantu bendahara dalam menjalankan tugas, dan tidak memberikan resiko bagi mereka.

“Seperti kejadian kemarin, ada salah satu dinas kecurian dikantornya. Nah kalau sistem ini sudah diberlakukan bendahara tidak memegang uang tunai lagi dan tidak menyimpan uang di kantor, ” ucapnya.

Sambung Darwin, selain itu, dengan adanya sistem ini mencegah terjadinya korupsi atau suap. (r4/b/hum)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
Jalan Sehat 2018
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk

©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top