Rakyat Sultra Online

Headline

MTQ Menjadi Barometer Pengamalan Alquran

Bupati Kolaka, Ahmad Safei didampingi Wakil Bupati Kolaka, Jayadin, Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Abdul Kadir, serta fokopimda Kolaka membuka pelaksanaan MTQ ke-44.

KOLAKA – Sebanyak 627 peserta dari 12 kafilah mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Kabupaten Kolaka yang dipusatkan di Desa Wonua Jaya, Kecamatan Toari. Penyelenggaraan MTQ diharapkan menjadi barometer untuk mengukur hasil pembelajaran alquran.

“Penyelenggaraan MTQ ke-44 ini bukan hanya bermakna sebagai penguatan syiar Islam, tapi diharapkan menjadi barometer untuk mengukur hasil kegiatan pembelajaran alquran yang selama ini berlangsung di tengah masyarakat Kolaka melalui taman pengajian alquran (TPQ) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kolaka,” kata Bupati Kolaka, Ahmad Safei saat membuka pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Kolaka di Desa Wonua Raya, Kecamatan Toari, Sabtu (3/2) malam.

Menurutnya, untuk mewujudkan generasi yang qurani tidak hanya cukup dengan ucapan sim salabim, namun juga dibutuhkan kepedulian, perhatian serta dukungan penuh dari seluruh pihak. Untuk mewujudkan generasi yang qurani, lanjut Safei, salah satu program yang tengah digalakkan oleh Pemda Kolaka adalah pembentukan 1000 TPQ yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kolaka.

“Alhamdulillah saat ini sudah terbentuk sekitar 500 TPQ, insya Allah target 1000 TPQ dapat kami selesaikan,” kata Safei.

Mantan Sekda Kolaka itu menambahkan, penyelenggaraan MTQ tidak hanya dijadikan rutinitas dan seremonial program saja, akan tetapi diharapkan setiap momen MTQ mampu memberikan spirit dan motivasi kepada semua masyarakat menuju generasi yang dalam hati selalu terpatri kecintaan terhadap alquran.

“Kita berobsesi bahwa pada suatu masa di Kabupaten Kolaka akan terlahir generasi yang berkiprah di dunia politik tapi mereka hafiz alquran, begitupun dengan profesi keduniawian lainnya tapi mereka adalah hafiz alquran,” harapnya.

Sementara Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sultra, Abdul Kadir yang turut hadir dalam penyelenggaraan MTQ ke-44 mengatakan, pelaksanaan MTQ yang di kedepankan bukan hanya lombanya, tapi bagaimana dengan pelaksanaan MTQ dapat menyadarkan umat Islam untuk kembali dekat pada kitab sucinya.

“Kita harus apresiasi kelompok masyarakat yang telah membangun lembaga pendidikan yang kita kenal sebagai rumah-rumah alquran. Untuk di Sultra, rumah-rumah alquran yang paling banyak saat ini ada di Kendari dan Kolaka. Kita harus akui bahwa Kabupaten Kolaka mencetak banyak hafiz, bahkan Kabupaten Kolaka sudah menggeser Kabupaten Buton,” ucapnya.

Dikatakan, Kabupaten Buton pernah menjadi ikon Sultra sebagai pusat kajian dan pengembangan agama, tapi saat ini kondisi tersebut sudah digeser oleh Kabupaten Kolaka. “Sekarang bisa kita nikmati dari hasil pembangunan, peningkatan kualitas pengamalan dan penghayatan agama sudah mulai nampak di Kabupaten Kolaka sebagai sentra pembinaan dan pengembangan hafiz serta qori dan qoriah,” pujinya. (p7)

Untuk diketahui, pelaksanaan MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Kolaka diikuti oleh 627 peserta yang berasal dari 12 kafilah. Penyelenggaraan MTQ akan dilaksanakan sejak tanggal 3-10 februari 2018. (*/a)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk




©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top