Buton Raya

Pembangunan Bedah Rumah Tak Sesuai Target

Rumah warga penerima bantuan yang pekerjaannya mengalami keterlambatan

WAKATOBI – Proyek Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak lebih dari 200 rumah di Kabupaten Wakatobi tahun anggaran 2017 kini menyeberang tahun.

Batas waktu kontrak seharusnya rampung per tanggal 31 Desember, namun telah masuk bulan ke dua tahun ini pekerjaan itu belum juga terselesaikan alias tak sesuai target penyelesaian.

Hal itu disebabkan adanya keterlambatan penyaluran material bangunan, dari toko penyedia ke masyarakat penerima.

Tenaga pendamping lapangan (TPL), La Ota mengungkapkan, sudah beberapa hari ia menghubungi pihak toko untuk memastikan penyaluran 100 persen namun belum juga ada jawaban pasti.

“Saya sudah berapa hari hubungi pihak toko belum di angkat-angkat ini. Supaya bisa percepatan pendropan yang belum terdrop sampai sekarang,” jelasnya, Sabtu (3/2).

Ia membenarkan jika masa kontrak pekerjaan telah lewat selama dua bulan.

“Ia betul itu, kami juga sebenarnya sudah habis kontrak sampai bulan Desember, tapi kami punya kewajiban mendampingi masyarakat sampai rumahnya jadi walaupun sudah tidak digaji lagi. Kalau masalah anggaran itu tidak ada hubungannya menyebrang tahun ini, kontrak dengan toko harus terdrop sesuai dengan permintaan masyarakat. Ini kita lagi upayakan masyarakat secepatnya juga membangun rumahnya yang sudah 90 persen bahan terdrop,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Wakatobi, Hamu, mengungkapkan, masalah ini nanti akan jadi temuan BPK. Pasalnya menurut dia, anggaran tahun lalu tidak akan mungkin lagi bisa dicairkan tahun ini.

“Tidak mungkin lagi ada anggaranya karena sudah menyebrang tahun dan itu sudah pasti akan jadi temuan,” cetusnya.

Hal ini pun telah disampaikan Dinas Perumahan ke Bupati untuk bisa segera ditindak lanjuti. Bahkan, telah dibentuk tim pembuat laporan ke pihak Kementerian terkait. (p14/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top