Headline

BNNP Amankan 1,130 Kilogram Sabu

Konferensi pers oleh BNNP Sultra terkait penangkapan pelaku pembawa 1,130 Kilogram sabu.

KENDARI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengamankan narkotika golongan 1 jenis sabu seberat 1,130 kilogram dari tangan tersangka berinisial DF di Bandara Udara Haluoleo Kendari pada 1 Februari lalu.

Kepala BNNP Sultra, Brigjen Bambang Priyambadha mengatakan, kronologis penangkapan DF bermula saat petugas BNNP Sultra mendapatkan informasi akan masuknya narkotika jenis sabu ke Kota Kendari melalui Bandara Haluoleo.

“Setelah mendapat informasi, petugas langsung membuntuti orang yang dicurigai tersebut dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar hingga tiba di Bandara Haluoleo Kendari. Setiba di bandara, tim berantas BNNP Sultra berkoordinasi dengan Polri, Lanud Haluoleo dan pihak bandara untuk melakukan pemeriksaan terhadap penumpang pesawat yang dicurigai,” ucap Brigjen Bambang saat mengadakan Konferensi pers di Kantor BNNP Sultra, Senin (5/2).

Katanya, sambung Brigjen Bambang, petugas langsung melakukan pengeledahan barang dan berhasil menemukan 4 bungkus kristal berwarna putih yang diduga narkotika jenis sabu.

“Setelah diperiksa, ternyata petugas menemukan sabu tersebut, dengan modus memasukkannya kedalam kesamasan makanan ringan yang telah dikemas dengan sangat rapi,” ungkapnya.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan yakni, bungkusan yang membawa sabu masing-masing, 460 gram, 460 gram, 105 gram dan 105 gram. Selain itu, mengamankan 3 unit handphone, 1 buah Travel bag warna coklat dan 1 gulungan plastik wrapping warna kuning.

“Atas perbuatannya, tersangka DF dikenakan pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 (2) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan aancaman hukuman minimal 6 tahun penjara hingga penjara seumur hidup/hukuman mati,” pungkasnya. (p11)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top