Rakyat Sultra Online

News

Pelantikan Eselon II Jangan Jadi Polemik

Pelaksana Gubernur Sultra HM Saleh Lasata saat melantik empat pejabat eselon II di ruang rapat gubernur Sultra, Selasa (6/2)

KENDARI – Pelaksana Gubernur Sultra HM Saleh Lasata kembali melantik empat pejabat eselon II dan menyerahkan satu surat tugas, Selasa (6/2) di ruang rapat gubernur.

Empat eselon II yang dilantik antaranya, dr Zuhuddin Kasim Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak menjadi Kadis Kesehatan, Harmin Rima, Kabid Pengembangan Infrastruktur dan Pengembangan WIlayah Bappeda SUltra jadi Karo Kerjasama dan Komunikasi Publik, Andi Tendri Rawe Silondae staf skretariat jadi Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Suharno Kabid Perencanaan Makro jadi Staf Ahli Ekonomi, Keuangan dan pembangunan.

Satu surat tugas kepada Joni Hermansyah sebagai Pelaksana tugas (Plt) Badan Pendapatan Daerah yang sebelumnya sebagai Kabid Pajak Bapenda Sultra.

Saleh Lasata menegaskan, pelantikan yang terjadi telah melalui tahapan dan proses sesuai peraturan undang-undang. Sehingga siapapunyang telah dilantik bukan untuk diperdebatkan atau jadi polemik dimasa mendatang.

“Saya harapkan kepada semua, siapapun yang dilantik, agar tidak ada polemik atau like and dislike didalamnya. Tapi yang saya lantik sesuai dengan seleksi lelang jabatan yang dikerluarkan pansel,” tegas Selah Lasata saat menyampaikan sambutan usai pelantikan.

Meskipu, ada dua eselon II yang dilakukan pergeseran bukan hasil seleksi. dr Zuhuddin Kasim dan Jony Hermansyah.

Dengan adanya pelantikan dan pengisian lima pejabatan eselon II tersebut, sebagai salah satu upaya Pemprov melakukan pengisian kekosongan jabatan di strukturan provinsi. Sehingga tidak ada alasan, semua SKPD tidak bekerja maksimal dalam menjalankan program kerja pembangunan pemerintah daerah.

Saleh Lasata tak memungkiri jika beberapa waktu lalu ada sejumlah kepala SKPD yang kosong. Sehingga beberapa urusan operasional maupun urusan rutin kepegawaian terhambat. Mulai dari pembayaran gaji maupun tunjangan penambah penghasilan (TPP).

“Olehnya itu, apa yang telah dilantik tidak ada lagi polemik disana sini,” tukasnya.

Selain lima yang diangkat menduduki jabatan eselon II, Saleh Lasata menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tiga pejabat eselon II yang telah mencapai batas usia pensiun yakni Muh Andi Hasby Sain mantan Karo Kerjasama dan Komunikasi Publik, Asrum Tombili mantan Kadis Kesehatan dan KH Mursyidin Staf Ahli gubernur.

Tiga jabatan yakni Biro Kerjasama, Badan pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Staf Ahli Bidang Keuangan telah dilakukan proses seleksi lelang jabatan terbuka. Bahkan hasilnya, pansel harus menunggu hasil dari tim asesor dari Bandung untuk dilakukan perengkngan.

Bahkan dari tiga jabatan yang dilelang ada 23 orang yang mendaftar untuk duduk pada jabatan tersebut baik dari provinsi maupun kabupaten kota. (efn/hum)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + 13 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
Jalan Sehat 2018
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk

©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top