Buton Raya

Pemda Buton Terapkan Transaksi Non Tunai

Rony Jaya Lakeba

PASARWAJO – Kini, Bendahara di masing-masing instansi Lingkup Pemerintah Kabupaten Buton tidak lagi repot-repot menarik uang di Bank secara tunai dalam jumlah besar hanya untuk menggaji pegawai.

Pasalnya, sejak 1 Januari 2018 Pemkab Buton telah menerapkan transaksi nontunai. Layanan transaksi nontunai bekerjasama dengan Bank Sultra cabang Pasarwajo, Kabupaten Buton.

Rony Jaya Lakeba, Kepala Bank Sultra cabang Pasarwajo mengatakan transaksi nontunai diberlakukan di semua lingkup Pemkab Buton guna melayani semua jenis pembayaran baik gaji, honor pegawai serta rekanan-rekanan pihak ketiga seperti kontraktor dan lain-lainnya.

“Jadi pencairan bukan lagi secara tunai langsung nontunai melalui rekening masing-masing pegawai,” katanya, ditemui di Kantor Bupati Buton, Selasa (6/2).

Transaksi nontunai, kata dia, sangat berdampak positif, memudahkan pelayanan dalam hal pencairan anggaran maupun pembayaran gaji pegawai, honor bagi tenaga magang dan honorer.

“Sekarang tinggal pegawai yang berhubungan dengan Bank jadi setiap saat bisa menarik dananya, bisa dilakukan dimana saja dan bisa dilakukan disemua Bank, jadi tidak perlu lagi ke Kantor cabang,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, dengan adanya transaksi nontunai pelayanan bendahara dan pembayaran gaji diharapkan tidak ada indikasi permainan lagi, karena pembayaran gaji langsung melalui rekening masing-masing pegawai, selain itu juga semua transaksi pegawai seperti SPPD telah tercatat dan terkontrol dengan baik melalui Bank.

Rony juga menuturkan untuk memudahkan pelayanan, dalam waktu dekat ini akan membuka dua unit ATM, bertempat di kantor Bupati Buton dan kantor Badan Pembangunan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buton.

“Yang pasti dalam waktu dekat ini, kita sudah merencanakannya dan sudah ada persetujuan dari kantor pusat di Kendari,” ucapnya.

Selain membuka ATM, sebut dia, pihaknya juga sudah mengusulkan ke Kantor Pusat di Kendari terkait pembukaan kantor kas di Kompleks Perkantoran Takawa dan Kecamatan Kapontori. Ia menambahkan dalam penerapan transaksi nontunai pihaknya tidak menemukan kendala jaringan. “Kalau jaringan, kita menggunakan satelit atau jaringan lintas data,” tutupnya. (p2/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top