Muna Raya

Program Jagung Kuning dan Singkong Gajah Dianggap Gagal

Ilustrasi

RAHA – Pemkab Muna dalam hal ini Dinas Pertanian dinilai kurang serius dalam menjalankan program penanaman jagung kuning dan singkong gajah. Pasalnya, sudah setahun program itu digulirkan, namun tanda-tanda keberhasilan program tersebut belum juga nampak di pelupuk mata.

Wakil Ketua DPRD Muna, La Ode Diyrun menilai, Dinas Pertanian kurang serius dalam menjalankan program tersebut. “Saya melihat Dinas Pertanian kurang keseriusan dalam bekerja,” kata Diyrun.

Politisi Partai Golkar ini mengakui memang belum ada dukungan anggaran APBD dalam pelaksanaan program tersebut, namun kata dia, tidak semua program harus selalu dibiayai oleh pemerintah. Dia bahkan menilai program singkong gajah dan jagung kuning ini bisa dikatakan sebagai program gagal.

Salah satu indikatornya kata dia, lokasi penanaan jagung kuning di Desa Laiba, tidak berhasil, malah lokasinya kembali ditumbuhi semak belukar. “Seperti program penanaman jagung kuning di Laibha, ini sangat disayangkan, karena lokasinya sudah kembali jadi semak belukar,” ujarnya.

Sebagai anggota dewan yang memiliki fungsi kontrol terhadap kinerja pemerintah daerah, pibaknya sering menggelar rapat kerja bersama Dinas Pertanian, namun selalu mendapatkan pengakuan dari instansi terkait bahwa program tersebut jalan. “Saya menilai, Dinas Pertanian ini terlalu banyak program tapo tidak ada yang jalan. Kalau kita panggil (rapat_red) katanya program itu jalan. Kami dari DPRD sebenarnya selalu menantikan bagaimana keberhasilan program ini du Muna,” ucapnya. (sra/aji)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top