Rakyat Sultra Online

Konawe Raya

Pj Gubernur Support Pembangunan AIL di Konut

Pj Gubernur Sultra H Teguh Setyabudi saat menyaksikan penandatangan pakta integriatas yang dilakukan Ketua FTI Sultra H Ruksamin, di Hotel Grand Clarion Kendari, Sabtu (3/3) malam.

KENDARI – Rencana Kementerian Perindustrian RI membangunan sekolah Akademik Industri Logam (AIL) di Kabupaten Konawe Utara (Konut) provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), diapresiasi Penjabat Gubernur Sultra H Teguh Setyabudi.

Hal itu disampaikannya saat melantik Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI), di Grand Clarion Kendari, Sabtu (3/3) malam.

Pj Gubernur Sultra H Teguh Setyabudi dalam sambutannya mengatakan Pemkab Konut terus berupaya mengembangkan sumber daya manusia, apalagi daerah tersebut memiliki potensi sumber daya alam, sehingga pemerintah daerahnya harus bekerja keras dalam meningkatkan sektor yang mendukungnya.

Apa yang dilakukan Bupati Konut, menurut Kepala BPSDM Kemendagri ini sudah tepat. Apalagi Konut jadi salah satu kawasan industri di Indonesia Timur.

“Bukan pekerjaan mudah, butuh komitmen. Jabatan saya disini tidak cukup lama, tapi saya akan usaha mengoptimalkan apa yang bisa saya support untuk daerah ini,” ujarnya.

Bupati Konut Ruksamin mengaku progres dari usulan pembangunan akademi perindustrian telah sampai tahap penyelesaian proposal untuk kemudian diajukan kembali ke kementerian.

“Alhamdulilah, kajian akademiknya sudah kelar, tinggal penyempurnaan proposal,” ungkap Ruksamin.

Sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Sultra dan Ketua Persatuan Insiyur (PI) Cabang Konawe Utara (Konut), Ruksamin mengaku anggaran pembangunan akademi logam ketiga di Indonesia ini dibiayai Kementerian Perindustrian.

Selain di Konut, akademi serupa juga ada di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kehadiran akademik tersebut merupakan komitmen pemerintah kabupaten yang telah menyelesaikan kajian akademik dan peraturan daerah untuk penetapan kawasan kawasan industri tambang di wilayah Konut.

Selain itu menjadi wadah penguatan kapasitas untuk masyarakat Konut khususnya yang ingin berkecimpung didunia pertambangan.

“Kita harapkan SDM yang bermutu dapat lahir dari akademi tersebut dan siap bekerja di lapangan, kita cari investor dari luar bangun Smelter tapi pekerja dan teknisi harus disini, jangan jadi penonton,” tukasnya. (afn/ags).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rumah Makan Union Kendari
Jalan Sehat 2018
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk

©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top