Rakyat Sultra Online

Pendidikan

GAS Bentuk Karakter Peserta Didik Baru

KENDARI – Sebanyak 125 peserta didik baru General Aviation School (GAS) dibawah Yayasan Sultan Pratama Mandiri mengikuti masa orientasi sebelum mengikuti pelatihan singkat selama kurang lebih 6 bulan lamanya. Pelaksanaan masa orientasi tentunya bertujuan membentuk karakter para peserta didik, sekaligus memperkenalkan sepak terjang GAS dalam menghasilkan lulusan berkompoten dan berdaya saing di bidang airlines.

Saat dimintai keterangan terkait pelaksanaan orientasi, Kabid Paud dan Pendidikan Non Formal, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota kendari, Hj Naniyatin, melihat kegiatan yang dilakukan GAS sangat baik dan bermanfaat bagi peserta didik. Pasalnya, sambung Hj Naniyatin, orientasi penting bagi peserta didik baru untuk lebih mengenal GAS, sekaligus saling mengenal satu sama lain, baik antara siswa maupun dengan para tutornya (pengajar).

“Kita dari dinas berharap melalui orientasi peserta didik baru memiliki karakter yang baik, karena kedepan mereka bakal terjun kedunia kerja yang sesuai dengan disiplin ilmunya,” cetusnya.

Menurutnya, kehadiran GAS sangat membantu masyarakat mendapatkan perkerjaan, sekaligus mengurangi pengangguran yang ada khususnya di Kota Kendari dan Sultra pada umumnya. Terlebih lagi memang, di Sultra saat ini sudah banyak bandara yang bisa menjadi tujuan kerja alumni GAS.

“Mereka memiliki peluang besar ditempatkan di sejumlah bandara di Sultra. Apalagi, pendidikan non formal di Kota Kendari yang membidangi ini baru ada tiga, termasuk GAS. Sedangkan peminat GAS sendiri tidak hanya dari Kota Kendari, tetapi juga berasal dari Konawe Selatan, Konawe, Kolaka dan daerah lainnya,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sultan Pratama Mandiri, General Aviation School (GAS) Kendari, Hasmawati, mengatakan jumlah peserta didik di GAS tahun ini mencapai 125 orang yang dibagi dalam dua tahap dalam pelaksanaan orientasi pendidikan karakter, dengan tujuan menjalin silaturahmi dengan para seniornya.

“Ini bertujuan meningkatkan silaturahmi antar junior dan senior, sehingga terjalin proses belajar yang baik, saling mengarah, saling mengayomi, saling merangkul dengan sifat kekeluargaan yang erat,” ujar Hasmawati.

Katanya, sejak dibuka pada tahun 2014 silam, GAS sudah mencapai angkatan ke empat belas dan menghasilkan sekira 625 lulusan yang dibina selama kurang lebih enam bulan lamanya. Adapun metode pembelajarannya yakni empat bulan di kelas, satu bulan praktek dibandara dan satu bulan praktek di travel.

“Lulusan kami sudah banyak yang terserap di dunia kerja, baik itu bandar udara maupun diberbagai travel yang ada di Sultra dan diluar Sultra. Olehnya itu, kami berharap apa yang sudah diperoleh dari sini bisa mengembangkannya di dunia kerja,” jelasnya.

Adapun Jurusan yang dibuka GAS, seperti Staf Airlines/travel, Ticketing, Reservastion, Ground/Cargo Handling. Jika berminat bisa mendatangi kampus GAS yang beralamat di Jln Jend AH Nasution Nomor 6, Anduonohu Kendari atau bisa menghubungi nomor telepon 0823 9513 7775. (p11/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
Jalan Sehat 2018
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk

©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top