Rakyat Sultra Online

Headline

Besok, Pemilihan Duta Bahasa Sultra 2018 Dihelat

KENDARI – Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menghelat acara pemilihan Duta Bahasa Sultra 2018 besok, Jumat malam (20/4), di Grand Clarion Hotel Kendari.

Tentunya, siapapun Duta Bahasa yang terpilih nanti, akan menjadi perpanjangan tangan Kantor Bahasa Sultra Sultra dalam melakukan pelestarian Bahasa Daerah maupun Bahasa Indonesia kedepan.

Acara pemilihan yang mengusung tema “Generasi Milenial Sebagai Penggerak Literasi dan Cinta di Era Digital” bakal dibuka dibuka secara umum bagi masyarakat dan tanpa dipungut biaya alias gratis.

Saat dimintai keterangan, Ketua Panitia Pemilihan Duta Bahasa Sultra 2018, Dwi Pratiwi S Husba mengatakan, sebelum memasuki acara puncak penobatan Duta Bahasa Sultra 2018, pihaknya terlebih dahulu membuka proses perekrutan (pendaftaran) yang diikuti ratusan orang. Selanjutnya, 80 calon peserta yang dinyatakan lolos berkas, kemudian mengikuti tes tahap selanjutnya.

“Nah, peserta yang lolos berkas ini, selanjutnya mengikuti tes wawancara dan tes menjawab soal essay. Hasilnya, 32 orang dinyatakan lolos untuk mengikuti masa karantina dan resmi menjadi keluarga Duta Bahasa Sultra,” ujar Dwi Pratiwi saat dimintai keterangan awak media, Rabu (18/4) di Kantor LPMP Sultra.

Saat ini, kata Dwi, 32 calon Duta Bahasa sedang menjalani masa karantina di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sultra, selama lima hari untuk menerima materi pembekalan, terkait kebahasaan, kebudayaan, kesastraan maupun perannya setelah terpilih sebagai duta bahasa.

Duta bahasa, sambung Dwi, bukan berarti mengusai semua bahasa, baik asing maupun bahasa daerah, tetapi bagaimana mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing.

Dimanapun tetap mengutamakan bahasa Indonesia sebagai perwujudan rasa nasionalisme terhadap bangsa dan negara.

“Selama karantina, kita berikan materi, selain pemahaman kebahasaan, kesastraan dan kebudayaan mereka juga dibekali soft skill (public speaking) maupun cara beretika yang baik dan benar,” paparnya.

Dwi mengakui, pihaknya tidak mencari orang yang memiliki pemahaman luar biasa tentang bahasa. Tetapi, melalui Duta Bahasa, lahir pemuda-pemuda yang memiliki karakter yang kuat dan terlebih lagi mencintai bahasanya sendiri.

“Kami berharap Duta Bahasa menjadi role model (penggerak). Artinya, bisa menjadi panutan untuk pemuda dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar. Bahkan, bisa menjadi penggerak perubahan, jika dulu mereka hanya sebatas kuliah, sekarang mereka juga memiliki tanggung jawab sebagai duta bahasa. Apalagi, Kantor Bahasa Sultra selalu mendukung dan siap memfasilitasi apa yang ingin mereka lakukan bagi masyarakat,” ungkap wanita yang bertugas sebagai staf teknisi Kantor Bahasa Sultra tersebut.

Katanya, malam puncak penobatan Duta Bahasa akan terpilih juara satu, dua dan tiga, serta penentuan juara fovarit. Selanjutnya, juara satu putra dan putri akan mewakili Sultra untuk berlaga ketingkat nasional di Jakarta.

“Siapapun yang ingin menyaksikan pentasnya silahkan, gratis tanpa dipungut biaya,” pungkas Dwi Pratiwi sembil tersenyum. (p11)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
Jalan Sehat 2018
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk

©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top