Headline

Halo Sultra, Momentum Sultra Bangkit

KENDARI – Pembukaan Halo Sultra XI jadi rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Sultra ke 54 tahun yang dipusatkan di pelataran Tugu MTQ Kota Kendari, Sultra, Senin (23/4) malam.

Penjabat (Pj) Gubernur Sultra H Teguh Setyabudi membuka langsung Halo Sultra XI, mengungkapkan Halo Sultra yang sudah menjadi tradisi masyarakat dan telah dilaksanakan sealama 11 tahun ini, dan jadi paket wonderful Indonesia.

Tentunya, sebagai kepala daerah dan pemimpin di daerah patut bangga menjadi bagian dari Bumi Anoa.

“Saya semakin cinta Sultra. Makin ingin bagaimana bahu membahu dengan semua jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan semua lapisan masyarakat untuk bagaimana membangun Sultra lebih baik lagi,” tuturnya.

Sebagai daerah kepulauan dengan jumlah 631 pulau, 71 teluk yang saling sambung menyambung sehingga menjadikan satu Bumi Anoa. Memiliki 15 kabupaten, dan dua kota, Sultra sebagai provinsi yang kaya akan etnis, budaya, suku, bahasa dan sember daya alam yang dimiliki.

Olehnya itu, melalui momentum HUT Sultra ini Teguh mengajak semua elemen, baik pemerintah daerah, para badan usaha, akademisi, profesional, TNI Polri, dan semua tokoh masyarakat terus bersinegri dan saling bahu membahu mewujudkan daerah lebih baik lagi.

“Momentum Halo Sultra ini merupakan moment daerah untuk bangkit menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Sultra dengan kekayaan yang dimilikinya menurut Kepala BPSDM Kemendagri ini mulai dari sumber daya alam, perikanan, destinasi wisata, budaya, bahasan dan kopotensi kekayaan lainnya tentu harus jadi perhatian pemerintah daerah untuk mengoptimalkan.

Bukan hanya dari sisi infrastruktur daerah, penataan sumber daya alam, namun harus didukung dengan semua kekuatan sumber daya manusia di daerah.

“Dengan momentum ini, bagaimana kita bukan hanya memperkenalkan daerah, namun bagaimana dengan kekayaan yang kita miliki dapat terus kita optimalkan demi menuju masyarakat yang sejahtera,” sambungnya.

Untuk mewujudkan itu semua, lanjut Teguh bukan hanya butuh dukungan semua elemen pemerintahan, namun juga dukungan dari masyarakat di daerah itu sendiri akan keinginannya untuk maju dan terus berkembang. Begitu pula dengan dukungan masyarakat Sultra yang ada di luar daerah.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Bidang Budaya Kemenpar Taufik Rahzen mengungkapkan pentingnya Halo Sultra masuk dalam 100 event pesona Indonesia. Dari 3000 even pesona Indonesia Sultra menjadi salah satu event nasional dengan nama Halo Sultra.

Menurut Taufik ada empat alasan masuknya Halo Sultra dalam 100 kalender event nasional dengan banyaknya event daerah di Nusantara.

“Halo Sultra bukan tidak mungkin akan masuk dalam 10 event nasional di Indonesia dari 100 event kalender nasional. Tentunya dengan adanya semangat dan kerja keras serta perhatian pemerintah dalam mendorong terselenggaranya perayaan Halo Sultra,” ujar Taufik saat membaca sambutan.

Taufik menilai Halo adalah barokah atau sesuatu yang suci dan membawa berkah. Atau dapat diartikan sebagai salah satu tempat yang paling penting di daerah. Sultra dengan letak geografisnya sebagai salah satu daerah kepulauan di Nusantara tentu memiliki posisi strategis. Posisi Sultra dalam peta dunia sangatlah strategis. Dia mengibaratkan posisi daun yang bertumpukan, menempati posisi strategis di beberapa negara baik Malaysia, Singapura dan Filipina.

Sultra kata dia ibarat daerah yang berada ditengah putaran beberapa negara dengan posisi yang cukup strategis.

“Sehingga ini menjadi sangat strategis sebagai jembatan bagi masyarakat lokal maupun para wisatawan ke daerah,” katanya.

Bukan itu saja, lanjut dia pengalaman Sultra dalam menjadi daerah kepulauan memiliki banyak kelebihan. Terutama adalah Pengalaman industri. Pengalaman itulah dimiliki Sultra, dengan semua kekayaan alamnya yang terhampar nya di semua daerah.

Tahun depan harapannya, Sultra akan mendapatkan 3 festival, dan menjadi golden event. Tergantung semuanya semangat masyarakat dalam menyambut semua event nasional itu.

Sedangkan Ketua Panitia Halo Sultra yang juga Kadis Pariwisata Sultra Syahruddin Nurdin melaporkan, semua kegiatan Halo Sultra mulai dari 23 April hingga 27 April mendatang ada tujuh event yang akan terselenggara. Yakni mulai dari Kirab Budaya, Sultra tenun Karnaval, Pameran Pembangunan, Fotografer Profesional, Forum Bisnis Pariwisata, Lomba pemilihan putri pariwisata Sultra, dan Lomba Kuliner jajaran pemerintah daerah.

Sebelum pembukaan Halo Sultra, beberapa tarian budaya adat dengan tema beberapa budaya daerah Sultra ditampilkan. Juga penampilan para medel Sultra dengan mengenakan tenunan adat khas Sultra.

Hadir dalam pembukaan calon gubernur Sultra Ali Mazi, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh, para jajaran forkompinda Sultra.

Sejumlah Kepala daerah hadir dalam malam pembukaan hari jadi Bumi Anoa ke 54 tahun ini mulai dari Bupati Butur Abu Hasan, Bupati Konut Ruksamin, Bupati Kolaka Utara Nur Umar, Plt Walikota Kendari Sulkarnain, Plt Walikota Baubau Hado Hasina, Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah, Bupati Bombana Tafdil, Bupati Konawe Kepulauan Amrullah, Bupati Muba Barat Rajiun Tumada, Bupati Buton Selatan Agus Faisal. (efn/hum)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top