Rakyat Sultra Online

Metropolis

Pengedar Sabu-sabu Dibekuk BNNP Amankan Setengah Kg Barang Bukti

KENDARI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial SR (22), kasus tindak pidana narkotika golongan 1 jenis sabu, pada Sabtu malam, 21 April 2018 di Jalan Mekar Damai, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia Kota Kendari.

Dari tangan tersangka, petugas BNNP berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 500,88 gram.

Kepala BNNP Brigjen Pol Bambang Priyambada, menjelaskan, proses penangkapan berawal dari laporan masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang akan mengedarkan paket narkotika jenis sabu di daerah sekitar THR Kota Kendari.

“Menerima laporan tersebut, tim Berantas BNNP langsung menuju lokasi itu. Tidak lama kemudian datang laki-laki dengan mengggunakan sepeda motor Yamaha Mio Sporty di sekitar THR sesuai dengan laporan masyarakat. Tim Berantas pun mengikutinya dan melakukan penangkapan bersama barang bukti sabu yang dibawa,” ungkap jenderal bintang satu tersebut saat menggelar Press Release, Senin (23/4), di Aula BNNP Sultra.

Ia mengatakan, modus yang dilakukan tersangka SR yakni, barang narkotika jenis sabu yang diantarkan kepada seseorang dikemas di dalam bungkusan plastik sebnyak 10 bungkus yang dimasukkan ke dalam dos timbangan digital.

“Jadi modusnya dengan memasukkan 10 bungkus sabu seberat 500,88 gram kedalam timbangan digital agar tidak diketahui,” ungkap mantan Wakapolda Sultra tersebut.

Berikut barang bukti yang berhasil diamankan Tim Berantas BNNP Sultra, seperti 10 sachet plastik berisikan kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu seberat 500,88 gram, 1 unit motor yamaha mio sporty warna merah bernomor polisi DT 3681 IB, 1 buah dos timbangan digital merk balance sebagai tempat penyimpanan sabu. Kemudian, 1 buah kantong plastik warna abu-abu merk matahari, 1 buah ATM Bank BRI Kartu Keluarga Sejahtera dan 1 buah handphone merk nokia warna biru.

Sedangkan, pasal yang disangkakan, yakni Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 (2) dan atau Pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tengtang narkotika.

“Ancamannya minimal 6 tahun penjara hingga penjara seumur hidup atau hukuman mati,” ujar Brigjen Bambang dihadapan awak media.

Sekedar diketahui, tersangka SR kesehariannya bekerja sebagai honorer Dinas Kebersihan Kota Kendari yang bertempat tinggal di Jalan Diponegoro RT 001, RW 001 Kelurahan Benu-benua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. (p11/alp)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rumah Makan Union Kendari
Jalan Sehat 2018
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk

©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top