Headline

Pembangunan Al Alam Diharapkan Berkelanjutan

KENDARI – Masjid Al Alam sudah resmi digunakan seterusnya, setelah dilakukan seremonial grand opening, oleh Pj Gubernur Sultra H Teguh Setyabudi, Jumat (27/4).

Al Alam yang terletak di tengah laut Teluk Kendari kini telah jadi ikon kota Kendari dan Sultra yang dibanggakan. Meski diakui, pembangunanya belum rampung keseluruhan, namun masjid itu telah bisa dimanfaatkan dalam membina umat.

PJ Gubernur H Teguh Setyabudi mengapresiasi apa yang suah dilakukan pemerintah sebelumnya.

Apa yang menjadi karya dan gagasan membangun masjid di tengah laut merupakan sesuatu ide dan gagasan yang luar biasa. Sehingga ini menjadi ikon daerah yang baru, baik Sultra maupun khususnya di Kota Kendari guna mewujudkan masyarakat yang agamais.

“Tentunya apa yang jadi ide dan gagasan dengan terbangun nya masjid Al Alam ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Dimana masjid ini secara murni dibiayai atau dibangun menggunakan APBD provinsi Sultra dan harus kita syukuri karena banyak yang terlibat didalamnya baik DPRD maupun semua masyarakat di daerah,” ujarnya.

Baca Juga:
1.  Teguh: Al Alam Megah, dan Jadi Ikon Daerah
2.  Gedung DPRD Sultra Akan Diresmikan Bersamaan Masjid Al Alam

Sehingga dengan terbangun ikon daerah yang megah dan memiliki tatanan arsitektur mewah itu dapat dimanfaatkan sebaik baiknya untuk kemaslahatan umat dan pembinaan umat menuju masyarakat dan memberikan keberkahan bagi daerah. Artinya semua memiliki tanggungjawab, begitu pula dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Ketua DPRD Sultra H Abdurrahman Shaleh mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemprov Sultra dalam rangka menyelesaikan pembangunan masjid Al Alam. Dirinya berbangga bisa membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan demokrasi dan gagasan besar di era pemerintahan provinsi Nur Alam – Saleh Lasata saat itu.

Sebagai lembaga legislatif, memiliki kewajiban mendukung gagasan cemerlang Pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan disisi pembinaan umat.

“Ide ini adalah ide Dr H Nur Alam kala itu yang kita dukung dengan penganggaran melalui APBD sejak 2014. Tapi jika tidak ada ide semacam ini maka ikon besar ini tidak pernah ada di ibukota kita. Sehingga harapan kita semua bisa memberikan kontribusi demi tumbuh dan berkembangnya Pembangunan masjid kedepannya. Terpenting juga mari kita bersama-sama menjaga dan meramaikan masjid ini saat ini dan seterusnya,” tuturnya. (efn-p20)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top