Metropolis

Delapan Masjid Terima Ratusan Mukenah dan Alquran

KENDARI – Menjelang bulan suci Ramadan, Jameela Hijab Community (JHC) Kendari tak mau ketinggalan untuk bersedekah. Salah satunya aksi sosialnya yakni dengan membagikan ratusan mukenah dan Alquran di delapan mesjid yang ada di Kota Kendari, Senin (14/5).

Saat dimintai keterangan, Ketua Jameela Hijab Community, Gida Muthiasari, mengungkapkan, bahwa bantuan yang disalurkan oleh komunitasnya semata-mata sebagai bentuk kepedulian sosial menyambut datangnya bulan suci Ramadan, yang berasal dari dana hasil patungan semua anggota komunitas.

“Baksos kali ini, dananya berasal dari sumbangan para anggota yang berjumlah 19 orang dan beberapa donatur lainnya. Nah, melalui dana itu, kami sumbangkan berupa Mukena, Alquran dan sandal bersih,” ujar Gida saat dimintai awak media.

Secara keseluruhan, kata Gida, total bantuan JHC Kendari yaitu 108 Mukena, 65 Alquran dan 35 sendal mesjid, yang sudah disalurkan secara langsung kepada pengurus-pengurus masjid yang tersebar di delapan masjid yang ada di Kota Kendari.

Delapan masjid itu, seperti, Masjid Darul Muttaqin di Lawata, Mesjid Al Hikmah di Jalan Jati Raya, Mesjid Al Fallah di Bundaran Lepo-Lepo, Mesjid Markazul Al Muhajirin di BTN Wirabuana, Mesjid Baiturahman di Baruga, Mesjid La ode Malim Kampus UHO, Mesjid Al Arif di Jalan Malik II dan terakhir di Mesjid Jalan Lasolo Kendari.

“Apa yang dilakukan JHC semata-mata hanya untuk mempererat silaturahmi antar sesama muslimah dan sesuai dengan misi kami sebagai komunitas yang peduli sosial,” ungkapnya.

Katanya, selain kagiatan baksos, JHC juga memiliki program lain, seperti kajian rutin untuk menggali ilmu-ilmu keagamaan atau keislaman khususnya tentang wanita. Gida mengakui, ini sudah kesekian kalinya JHC mengadakan kegiatan baksos.

“Jadi memang kami berusaha untuk fokus di kegiatan sosial. Walaupun tidak seberapa, bantuan itu kiranya bisa membantu kelancaran beribadah di mesjid-mesjid ini,” ujar wanita berkerudung ping tersebut.

Dirinya berharap, apa yang telah mereka lakukan sekarang, bisa mereka adakan lagi di bulan suci Ramadan tahun depan.

“Mudah-mudahan ini menjadi nilai ibadah, meskipun tak seberapa,” pungkasnya. (p11/b/alp)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top