Buton Raya

150 Pejabat Baubau Tak Patuh LHKPN

BAUBAU – Setidaknya 150-an pejabat Kota Baubau dinyatakan tidak patuh atas Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Hasil tersebut bukan tanpa alasan pasalnya dari 150 lebih pejabat negara di Kota Baubau hanya 2 orang saja yamg dapat melaporkan kekayaannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat dikonfirmasi, Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi, Amalia Rosanti menuturkan pelaporan dokumen Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) merupakan dokumen wajib yang diisi oleh setiap pejabat negara. Pasalnya, hal tersebut telah diatur dalam undang-undang nomor 28  tahun 1999 dan ditindak lanjuti pada masing-masing daerah.

“LHKPN itu dokumen wajib dilaporkan oleh penyelenggara negara. Tapi tidak semua ASN melaporkan itu hanya diatur dalam peraturan walikota atau bupati sampai level apa yang wajib melaporkan LHKPN nya,” tuturnya.

Kata dia, saat ini pengisian LHKPN telah berubah sistem pelaporannya. Dimana, sebelumnya dilakukan secara manual namun kini dapat dilaporkan secara online.

“Kami hadir di Kota Baubau ini untuk mensosialisasikan, membantu dan mendampingi penyelenggara negara dalam upaya pengisian LHKPN secara online. Apalagi masih banyak penyelenggara negara yang belum mengetahui secara penuh cara pengisian LHKPN online ini,” tambahnya.

Dia menambahkan, pengisian LHKPN secara online ini dipastilan pihaknya memiliki banyak keunggulan. Diantaranya, status laporan keuangan penyelenggara negara dapat termonitor seperti yang telah diumumkan bahkan ada perbaikan atau semacamnya.

“Selain itu juga kita bisa menghemat biaua karena kita tidak perlu lagi menyerahkan copian dokumen pendukung seperti sertifilat, BPKB atau bahkan dokumen kelayaan lainnya. Penyelenggara negara cukup melampirkan dokumen pendukung pada lembaga keuangan dan di upload dalam aplilasi,” tutupnya. (m1/b/aji)

 

Suharlin/Rakyat Sultra

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top