-IKLAN-

Bursa Calon Wali Kota dan Wawali Kendari Parpol Belum Tentukan Sikap

45
Pilkada
pil

Reporter: SEPLIN BACHRIR
Editor: INDAH ASTRYANI

KENDARI – Sejumlah partai politik (parpol) di Kota Kendari hingga kini belum menentukan siapa calon wali kota dan calon wakil wali kota yang mereka usung. Dukungan kepada kandidat itu akan dikeluarkan setelah elektabilitas para kandidat diketahui.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Kendari, Rusiawaty A Yusran Silondae mengaku, sebelum mendukung calon, pihaknya akan melihat apakah kandidat itu punya akhlak. Penetapan kriteria ini bukan tanpa alasan.

“Partai kita, partai Islam,” katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (19/1).

Selain berakhlak, dia juga akan memilih calon yang bisa diterima masyarakat dan memiliki elektabilitas bagus. Di samping itu, kandidat bisa mengenal Kota Kendari secara utuh.

Tidak kalah penting, katanya, kandidat harus punya program kerja yang nyambung dengan program kerja yang sudah ada. Pihaknya sengaja menerapkan standar seperti itu supaya pembangunan di Ibu Kota Sultra bisa berkelanjutan.

“Kan sayang kalau pembangunan yang sudah bagus tiba-tiba (ditinggalkan),” bebernya.

Hingga kini, kata dia, sudah banyak kandidat yang mendekat ke partai mereka. Hanya saja, Rusiawati tidak mau membocorkan siapa saja calon tersebut. Di tempat yang sama, Politikus Partai Gerindra Kota Kendari, La Ode Muhammad Ali Akbar mengatakan, dalam pemilihan wali kota (pilwali), Gerindra akan mengutamakan kader.

Oleh karena itu, kelima Anggota DPRD Kendari asal Gerindra sudah diwajibkan partai untuk siap-siap bertarung dalam pesta demokrasi.

“Karena itu perintah partai, tentu akan kita laksanakan,” ujarnya.

Berita terkait

Dalam kesempatan ini, Anggota DPRD Kendari itu membantah kalau ada kandidat yang mengklaim sudah mengantongi dukungan partai. Penentuan calon wali kota, kata dia, tentu punya mekanisme.

“Perekrutannya pun berdasarkan elektabilitas,” ucapnya.

Hal lain dikemukakan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Kendari Muhammad Ali. Saat ini Golkar masih menunggu siapa kandidat yang masuk mendaftar. Setelah itu, pihaknya akan melakukan proses verfiikasi.

Nantinya, mereka juga akan melihat mana kandidat yang kapabel untuk diusung. Dai tidak memungkiri sudah banyak kandidat yang melakukan pendekatan terhadap Golkar. Namun Muhammad Ali juga enggan menyebutkan calon yang dimaksud.

“Hampir semua calon yang muncul namanya sudah komunikasi ke Golkar,” akunya.

Meski dirundung dualisme, namun Muhammad Ali meyakini Golkar akan ambil bagian dalam pemilihan Wali Kota Kendari 2017. Dalam mengusung kandidat, Golkar tentu punya prosedur dan akan mengacu pada angaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Karena itu, dia memastikan kandidat yang akan diusung akan diverifikasi secara ketat apakah dia layak atau tidak.

“Karena partai itu mengusung kandidat bukan sekadar mengusung, tapi untuk menang. Kalau hanya sekadarnya saja, partai tentu tidak mau. Karena risikonya persoalan pencitraan,” jelasnya.

Wakil Ketua DPD PAN Kendari, Samsuddin Rahim mengungkapkan, kader dan nonkader memiliki peluang untuk diusung PAN. Sebagai partai yang memiliki kursi paling banyak di DPRD Kendari, PAN tentu akan melihat siapa kandidat yang memiliki elektabilitas bagus.

” Siapa yang bagus, itu yang kita usung,” ujarnya.

Ketua Bidang Polhukam DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Kendari, Subhan mengaku sudah ada beberapa kandidat yang melakukan komunikasi ke partai. Hanya saja, dia enggan menyebut. (*/a)

Komentar Pembaca
.