12 Kelurahan Belum Terima Bantuan Sembako

Dinsos Tunjuk Satu Agen Penyedia Tiga Item Belanja

112

 

BAUBAU- Sedikitnya 12 Kelurahan di Kota Baubau belum tersentuh bantuan sembako yang dikucurkan Pemkot Baubau akibat dampak pandemi Covid-19. Padahal sejak 2 pekan silam bantuan sembako tersebut telah diserahkan secara simbolik oleh Walikota Baubau, DR H AS Tamrin kepada para camat se-Kota Baubau di Rujab Wali Kota Baubau untuk disalurkan kepada 11.236 keluarga penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial Kota Baubau, Abdul Rajab menuturkan belum tersalurkannya sembako oleh Pemkot Baubau pada 12 Kelurahan diakibatkan belum terpenuhinya 1 item barang dalam paket bantuan tersebut. Dimana, dalam paket sembako tersebut terdapat 36 kg beras, 2 liter minyak goreng dan 1 rak telur ayam ras.

“Memang masih ada terdapat 12 kelurahan yang belum disalurkan bantuan dampak covid-19 ini. Dan itu masih ditumpuk di kantor kelurahan karena beras belum disuplai dari penyedia untuk disalurkan di kelurahan setempat,” tuturnya.

Katanya, belum ada penyuplaian beras ke masing-masing kelurahan, diakibatkan oleh cuaca yang kurang memungkinkan. Di mana, sesaat penyaluran yang dijadwalkan empat hari lamanya itu terjadi hujan di sejumlah wilayah di Kota Baubau.

“Tidak mungkin kita penyedia menyalurkan beras itu pada waktu hujan. Takutnya jangan sampai beras itu rusak karena terkena air hujan. Lagian ini bantuan bukan untuk menghadapi lebaran tapi dampak covid-19 jadi penyalurannya tidak dibatasi waktu. Yang pasti bantuan itu tetap disalurkan dan akan sampai ditangan keluarga penerima manfaat,” tambahnya.

Dia mengatakan, dalam persoalan pengadaan barang tersebut pihaknya telah menunjuk 1 agen resmi di Kota Baubau sebagai penyuplai 3 item sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat Kota Baubau. Dan penyedia menyanggupi seluruh kebutuhan sembako sesuai permintaan Pemkot Baubau yang akan dijadikan bantuan sosial akibat dampak pandemi Covid-19.

“Ini pengadaannya dilakukan secara swakelola. Jadi kami langsung menunjuk 1 agen resmi di Kota Baubau untuk menyediakan kebutuhan sembako yang akan disalurkan kepada 11.236 keluarga penerima manfaat dari 19.127 yang ada. Karena selebihnya itu ditanggung oleh Pemprov Sultra,” katanya.

Sebelumnya, Walikota Baubau DR H AS tamrin menjelaskan bantuan yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat tersebut dijadikan dalam bentuk sembako oleh pihaknya. Dimana, dalam setiap paket sembako tersebut setara dengan nominal uang sebesar Rp 500 ribu.

“Bantuan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Baubau tahun 2020. Bantuan ini sebesar Rp 500 ribu perkeluarga dan ini merupakan bantuan atas dampak pandemi Covid-19 di Kota Baubau,” jelasnya.

Pihaknya mewanti-wanti agar penyalurannya harus tepat sasaran dan tepat jumlahnya. Selain itu pula, Camat dan Lurah se-Kota Baubau harus memantau langsung penyalurannya dan memberdayakan relawan.

“Dalam melayani masyarakat tentu dibutuhkan ketulusan dan keikhlasan apalagi ditengah suasanan seperti ini. Jadi jangan jadikan ini sebuah beban tapi ini semua kita harus berangkat dari niat yang tulus,” tutupnya. (m2/b/aji)

Komentar Pembaca
   
.