Bupati Konut Salurkan Sembako dan BLT

57
Bupati Konut, Ruksamin saat memberikan BLT ke salah satu warga di Kecamatan Laskep. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.

WANGGUDU – Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD) sebagai upaya mencegah dampak Covid-19, sesuai instruksi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.

Tak hanya itu, bupati juga menyalurkan bantuan sembako ke ratusan orang lanjut usia (Lansia) dan disabilitas. Satu paket sembako berisi beras 10 kg, mi instan, gula pasir, ikan kaleng, minyak goreng, serta susu kaleng.

Penyaluran BLT dilaksanakan di Kecamatan Lasolo Kepulauan (Laskep) dan Wiwirano yang berbatasan dengan Sulawesi Tengah (Sulteng). Sedangkan pemberian sembako hanya di Laskep saja. Kegiatan berlangsung pada Rabu (20/5/2020) selama sehari penuh.

Total penerima BLT di Kecamatan Laskep berjumlah 352 kepala keluarga (KK) yang berasal dari 6 desa, sedangkan di Wiwirano sebanyak 954 KK dari 14 desa.

Orang nomor satu di Konut itu bersama Kapolsek Lasolo awalnya berangkat dari ibu kota kabupaten sekira pukul 08.00 Wita, menuju dermaga penyeberangan Lasolo. Perjalanan ditempuh sekira 40 menit.

Rombongan melanjutkan perjalanan dengan kapal cepat, menyisir air laut hampir 2 jam lamanya, hingga tiba dengan sambutan hangat warga di Kecamatan Lasolo Kepulauan sekira pukul 10.30 Wita.

Saat penyerahan di Laskep, bupati mengungkapkan, baik penyerahan BLT maupun pemberian sembako, keduanya merupakan bentuk iktikad baik pemerintah, membantu meringankan beban masyarakat.

“Ini sebagai kewajiban kami selaku pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ruksamin.

Usai menyambangi Laskep, bupati melanjutkan perjalanan, naik kapal cepat dan tiba di Kecamatan Lasolo. Ia lalu ke Kecamatan Wiwirano dan tiba sore hari.

Kegiatan penyerahan BLT di Kecamatan Wiwirano tampak singkat. Tak lupa ia mengimbau warga agar menggunakan bantuan yang diterima dengan sebaik-baiknya.

“Saya juga mengimbau agar selalu menjaga kesehatan. Cuci tangan dan jaga kebersihan. Meski kita berada di zona putih, menjaga perilaku sesuai aturan protokol kesehatan jangan dilupakan,” tutup Ruksamin. (p1/b/aji) 

Komentar Pembaca
   
.