Di Mubar Tak Ada Salat Idulfitri di Lapangan

530

 

Ali Abdin

 

LAWORO – Bulan suci Ramadan sebentar lagi segera berlalu. Pergantian yang diikuti dengan salat Idulfitri 1441 Hijriah ini, akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Masjid-masjid ataupun lapangan luas yang dijadikan sebagai tempat perayaan hari kemenangan, tak akan terlihat lagi menyeruak.

Pasalnya, pemerintah kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) juga menerapkan salat Ied di rumah saja. Hal itu, demi mencegah penyebaran Covid-19.

Penerapan salat Idulfitri di rumah, disampaikan langsung Kabag Humas Pemkab, Ali Abdin. Artinya, Pemkab tetap mengikuti imbauan pemerintah pusat agar tidak melakukan akfititas salat di ruang terbuka atau melibatkan orang banyak.

“Pelaksanaan salat idulfitri tetap mengacu pada imbauan pemerintah pusat untuk tetap melaksanakan salat di rumah saja. Tidak ada open house. Ini semua pengaruh adanya Covid-19,” ucap Kabag Humas Ali Abdin, dalam keterangan persnya, Rabu (20/5/2020).

Kebijakan salat di rumah, lanjut pria lulusan magister administrasi pembangunan ini, telah disampaikan pada semua unsur sampai di tingkat pemerintah desa.

“Sudah disampaikan pada unsur birokrasi sampai tingkat bawah. Imbauan pemerintah ini, agar masyarakat tetap patuh. Karena yang dilakukan, hanya untuk mencegah atau memutus mata rantai virus,” terangnya.

Tak hanya itu saja, kata Abdin demikian disapa, Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak mudik. Sebab, penerapan libur hanya berlangsung selama empat hari saja.

 

“Ini juga berdasarkan surat edaranpemerintah pusat. Tanggal 26 Mei itu, berkantor kembali,” pungkas Abdin. (m1/b/aji) 

Komentar Pembaca
   
.