Pangdam Cek Pembangunan Ruang Isolasi Covid-19 RS Dr Ismoyo

206
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka (memegang tongkat komando), didampingi Danrem 143/HO Kendari, meninjau pembangunan ruang isolasi pasien Covid-19 di RS Dr R Ismoyo Kendari.

KENDARI,RakyatSultraOnline – Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka meninjau pembangunan ruang isolasi pasien Covid-19 di RST Dr R Ismoyo di Jalan Laute, Kota Kendari. Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kunjungan Jenderal TNI AD berpangkat bintang dua tersebut ke rumah sakit milik TNI AD tersebut didampingi Kabinda Sultra Brigjend TNI Aminullah, Danrem 143/HO Kolonel Inf Jannie Aldrin Siahaan, Dandim 1417/Kendari Kolonel Inf Alamsyah.

Kemudian, Kasrem 143/HO Letkol Inf Arif Susanto, Dandenkes 14.04.03 Letkol Ckm Dr. Ermil Zulkarnain, Ka rumkit Dr Ismoyo Mayor Ckm dr Denny dan DandenZibang Letkol Czi Jufri S.

Usai meninjau rumkit, kepada sejumlah awak media Pangdam mengungkapkan bahwa pembanguan ruang isolasi pasien Covid-19 sudah dalam tahap finising.

“Pembangunannya sudah 90 persen, ini belum satu bulan. Memanh waktu itu saya target satu bulan sudah harus jadi, tetapi karena ada kendala teknis sehingga masih ada hal-hal yang harus diperbaiki pemborong. Kita harapkan sebelum lebaran sudah selesai,” ujar Pangdam, Minggu (10/5).

Kalaupun terlambat, kata Pangdam, dirinya menargetkan tiga hari setelah Hari Raya Idulfitri sudah kelar pembangunannya.

“Makanya hari ini saya datang lihat kesiapannya. Allhamdulillah sudah cukup baik,” terang Pangdam.

Untuk diketahui, ruang isolasi yang kini dalam tahap finising berkapasitas 39 orang. Khusus pasien positif Covid-19 atau virus Corona.

Diakhir kunjungannya, Pangdam mengimbau kepada seluruh masyarakat Sultra tidak lengah dan tetap mengikuti imbauan pemerintah yakni social distancing dan physical distancing.

“Tetap jaga kesehatan, kebugaran, lebih bagusnya kita menghindari tempat kerumunan, lebih bagus berada dirumah,” cetus mantan Kabinda Sultra itu.

Perlu diketahui, pada 8 April, guna
memastikan kesiapan penanganan Covid-19 di wilayah teritorialnya, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka melakukan kunjungan kemanusiaan di Sultra, mulai dari memastikan kesiapan Rumah Sakit (Rs) dr Ismoyo, penyerahan sembako, Alat Pelindung Diri (APD) hingga Rapid Tes, Rabu (8/4).

Masing-masing kunjungan kemanusiaan tersebut dilakukan secara terpisah. Kunjungan pertama terkait kesiapan Rumah Sakit (Rs) dr Ismoyo Korem 143 Halu Oleo dalam penanganan Covid-19. Dimana Pangdam tidak tanggung-tanggung memberikan bantuan senilai Rp 500 juta, guna percepatan pembangunan gedung rumah sakit dalam kurun waktu satu bulan. Termasuk rehab dua perumahan petugas Rp 100 juta, serta memberikan bantuan kepada para tenaga medis.

Kunjungan kemanusiaan kedua, bertempat di Makorem 143/HO Kendari dengan menyerahkan ratusan paket sembako kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19, dengan berbagai latar belakang pekerjaan, diantaranya pemulung dan tukang becak.

Kunjungan kemanusiaan ketiga, dilakukan di Rujab Gubernur Sultra dengan menyerahkan 2000 APD dan 600 Rapid Test. Bantuan ini diterima oleh Ketua Gugus Penanganan Covid-19 Sultra yakni Gubernur Sultra, H Ali Mazi SH, disaksikan Wagub Sultra, Kapolda, Kabinda, Danlanal, Danlanud, Dandim 1417 Kendari, pihak Kejati, dan jajaran Makorem 143 HO Kendari.

Dalam kesempatan itu, Pangdam mengatakan, adanya situasi nasional sehingga pihaknya melakukan kunjungan kemanusiaan, bukan lagi dalam rangka militer ke satuan-satuan.

“Kali ini kami ke RS dan juga bertemu Gubernur Sultra untuk menyerahkan APD dan Rapid Test, guna membantu Gugus Tugas dalam percepatan antisipasi maupun penanganan Covid-19 di Sultra. Kami menyadari betul jika alat pelindung diri ini paling dibutuhkan oleh para tenaga medis kita, yang merupakan garda terdepan penanganan virus. Insya allah setelah ini, secara bertahap akan ada lagi,” ucap pada 8 April lalu.

Dia pun berpesan kepada orang nomor satu di Sultra tersebut, agar sedapat mungkin menjaga yang sehat agar tidak sakit dan yang sakit bisa sembuh, diantaranya dengan tetap di rumah saja, menjaga jarak, memakai masker, rajin membersihkan diri termasuk mencuci tangan, berdoa, termasuk menyiapkan penanganan seperti RS, tenaga medis, dan berbagai alat-alat kelengkapan maupun pendukung lainnya.

“Sebagai Panglima Kodam, tentu saya memiliki tanggung jawab moril untuk turun langsung dan memastikan kesiapan penanganan di lapangan. Jadi kunjungan ke Kendari guna melihat sekaligus mengecek kesiapan tenaga medis yang kita miliki.

Sementara itu, Gubernur Sultra, H Ali Mazi mengungkapkan, sebagai gubernur mewakili masyarakat dan pemerintah, mengucapkan terimakasih kepada Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, karena dalam kondisi Covid-19 telah bersedia berkunjung bahkan memberikan bantuan, guna percepatan penanganan Covid-19 di Sultra.

“Saya ucapkan banyak terimakasih atas bantuan ini. APD dan Rapid Test telah saya terima dan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Tentu kita berharap dan berdoa agar Sultra dijauhkan dari Covid-19. Apalagi WHO telah mengeluarkan kebijakan untuk penggunaan masker bagi setiap orang, olehnya saya mencanangkan gerakan dengan masker saya melindungi anda dan anda melindungi saya,” ucapnya.

Dalam kunjungan kemanusiaan itu juga, Pangdam menginstruksikan agar RS dr Ismoyo melakukan penambahan tenaga medis berpengalaman, minimal dalam satu kamar tersedia satu perawat. (rs)

Komentar Pembaca
.