Pasien PDP Asal Konut Meninggal Dunia

250
Prosesi pemakaman pasien PDP asal Konut di TPU Punggolaka.

WANGGUDU, RakyatSultraOnlineKabupaten Konawe Utara (Konut) merupakan wilayah yang disebut aman terkait penyebaran Covid-19. Namun hal itu harus luntur, lantaran satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Konawe Utara (Konut) meninggal dunia.

Koordinator Tim 1 IGD Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas  Ns. Desnal Herianus, S.Kep dalam rilisnya menjelaskan, PDP tersebut berjenis kelamin laki-laki, berinisial AL, 56 tahun. Pasien menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Bahteramas, Jumat (8/5), sekira pukul 08.10 Wita.

Diceritakannya, awalnya pasien masuk RSUD Bahteramas melalui IGD Non Covid, (24/4), pukul 23.35 Wita dengan keluhan sesak nafas berat, batuk lebih dari 1 bulan, demam +, GCS : E : 3, V : 3, M : 6 Total : 12.

Keesokan harinya, (25/4) pukul 00.42 Wita dilakukan rapid test pertama, hasilnya non reaktif (negatif). Dari IGD Non Covid, pasien kemudian dipindahkan ke ICU pada tanggal yang sama dan berakhir pada 2 Mei. Setelah itu pasien dipindahkan di ruang perawatan laika waraka interna.

Berita terkait

Tanggal 2 mei 2020, pukul 19.30 Wita, dilakukan rapid test kedua dan hasilnya reaktif (positif). Sehingga dengan hal itu, sesuai instruksi DPJP,  pasien dipindahkan ke IGD Covid-19.

“Hasil Laboratorium pertanggal 25 April 2020: Hb 16,8 gr/dl, WBC 21.87 /ul, neutrofil 95,7 %, GDS : 69 mg/dL Hasil Foto thorax: Bronchopneumonia Bilateral. Swab Tenggorok telah dilakukan tanggal 4 Mei 2020, namun hasilnya belum tiba dari Lab Makassar,” terangnya.

Meski telah mendapatkan perawatan, pasien dinyatakan meninggal dunia pada hari ini, Jumat (8/5), oleh dokter jaga dan tim Covid-19. Keluarga pasien menerima kondisi tersebut setelah diedukasi oleh tim medis Covid-19.

Jenazah telah dikebumikan di TPU Punggolaka Kota Kendari, sekira pukul 11.00 Wita oleh Tim Pemakaman Jenazah Covid-19 dari RS. Bhayangkara Polda Sultra.

“Perlakuan jenazah PDP rapid tes reaktif (positif) dilakukan berdasarkan protokol kesehatan jenazah Covid-19,” tutupnya. (rs)

Komentar Pembaca
   
.