Proyek SPAM Desa Pola Tak Beres, Komisi III DPRD Muna Akan Panggil Pihak Terkait

158
Komisi III ketika meninjau lokasi pembangunan SPAM di Desa Pola Kecamatan Pasir Putih.

 

 

RAHA-Proyek pembangunan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Muna kerap kali menjadi proyek gagal yang tak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Teranyar, SPAM yang dibangun di Desa Pola Kecamatan Pasir Putih anggaran tahun 2019 senilai Rp 660 juta ternyata belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan masih menyisakan masalah besar.

Sabtu (30/5/2020) Komisi III DPRD Muna turun langsung mengecek lokasi pelaksanaan proyek yang dikerjakan oleh CV Algrup Mandiri itu di Desa Pola. Hasilnya sangat mengejutkan, di mana banyak jaringan pipa yang putus, pipa yang tak ditanam, sumber mata air yang tak layak hingga persoalan upah kerja yang belum dibayarkan.

Diwawancarai jurnalis Rakyat Sultra, Awal Jaya Bolombo cukup prihatin dengan kondisi ini di mana anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah cukup besar namun hasilnya tak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Apalagi kata dia, pekerjaan ini anggarannya sudah cair 100 persen namun masih menyisakan masalah, seperti upah kerja yang belum dibayarkan.

Olehnya itu Komisi III tak akan tinggal diam. Pekan ini Komisi yang diketuai oleh Irwan ini akan memanggil pihak-pihak terkait utnuk dimintai penjelasan.

“Kita akan menghadirkan semua pihak terkait, mulai dari tim PHO, perencanaan, konsultan pengawasan, pelaksana pekerjaan, ppk dan kadis PUPR,” tegas politikus Demokrat ini. (sra/aji)

Komentar Pembaca
   
.