Sempat Ditunda, KPU Mulai Lagi Tahapan Pilkada Serentak 6 Juni

56
Ketua KPU RI Arief Budiman.

JAKARTA, RS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) merencanakan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang sempat tertunda dimulai kembali pada 6 Juni.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU RI, Arief Budiman dalam uji publik online Rancangan Peraturan KPU tentang perubahan tahapan, Sabtu (16/5/2020).

“Jadwalnya kalau semula kita rancang 30 Mei itu sudah dimulai, tetapi karena kemarin Perppunya juga agak mundur, terus kita agak mundurkan jadi 6 Juni, mohon bisa diberikan pandangan-pandangannya,” kata Arief Budiman.

Sementara itu, Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi memaparkan pada tahapan pilkada lanjutan yang akan dimulai 6 Juni 2020 tersebut penyelenggara bakal mengaktifkan kembali badan Ad Hoc yang telah direkrut.

“Pada 6 Juni itu bisa kita lanjut kerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), itu terhitung sejak diaktifkan kembali,” kata dia dilansir Antara.

PPK dan PPS, kata dia, sebenarnya sudah direkrut pada Maret 2020, namun masa kerjanya dihentikan sementara karena adanya penundaan tahapan.

Kemudian pada 13 Juni, KPU merencanakan untuk merekrut Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Awalnya rencana pembentukan PPDP itu pada 26 Maret 2020 lalu.

Untuk penyusunan daftar pemilih, KPU merencanakan digelar pada 10 Juni-5 Juli 2020, semula tahapan tersebut direncanakan pada 23 Maret-17 April. Kemudian, penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran berubah dari yang semula pada 11 April-17 Mei menjadi 6 Juli-4 Agustus 2020.

Tahapan rekapitulasi penetapan daftar pemilih tetap (DPT) bergeser dari 13-20 Juli 2020 menjadi 30 September-7 Oktober 2020.

Untuk masa kampanye, kata Pramono, tetap akan digelar selama 71 hari dan dalam Rancangan Peraturan KPU tersebut direncanakan pada 26 September sampai 5 Desember 2020. Masa tenang dijadwalkan pada 6-8 Desember dan pemungutan suara pada 9 Desember. (BMN)

Komentar Pembaca
   
.