Zakat Fitrah di Butur Ditetapkan Delapan Kategori

151
Hj Sitti Rabiah Abu Hasan

 

BURANGA – Pemkab Buton Utara (Butur) sudah menetapkan besaran zakat fitrah tahun ini. Sesuai hasil kesepakatan bersama, ada delapan kategori untuk pembayaran zakat fitrah.

Delapan kategori tersebut diperoleh dari perhitungan 8 jenis bahan pokok yang dikonsumsi masyarakat dengan harga bervariasi. Terbesar Rp 70 ribu, dan terendah Rp 17.500.

Untuk beras Wakawondu ditetapkan Rp20 ribu perliter dengan jumlah 3,5 liter perjiwa setara Rp 70 ribu perliter setelah dibulatkan. Kemudian, beras Merah Wakawondu satuan Rp 17 ribu/liter sebanyak 3,5 liter setara Rp 59.500/jiwa,

Sementara Beras Hitam Wakombe satuan Rp17 ribu/liter, 3,5 liter setara dengan Rp 59.500/jiwa. Beras Merah Biasa Watanta satuan Rp15 ribu/liter, 3,5 liter setara dengan Rp 52.500/jiwa.

Selanjutnya, Beras Kepala satuan Rp12 ribu/liter, 3,5 liter setara dengan Rp 42 ribu perjiwa. Beras Super satuan Rp 9 ribu/liter, 3,5 liter setara dengan Rp 31.500/jiwa. Beras Dolog satuan Rp 8 ribu/liter, 3,5 liter setara dengan Rp 28 ribu perjiwa. Untuk Jagung satuan Rp 5 ribu/liter, 3,5 liter setara dengan Rp. 17.500/jiwa.

Kepala Bagian Kesra dan Kemasyarakatan (Kabagkesra) Setda Butur, Hj Sitti Rabiah Abu Hasan menuturkan, pengumpulan zakat fitrah, harta, infaq dan sedekah bisa dilakukan di masjid atau kantor kecamatan.

“Dengan menemui pengurus badan amil zakat di masing-masing desa,” ungkapnya.

Sementara untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pengumpulannya bisa langsung di setorkan ke UPZ masing-masing OPD.

“Sedangkan untuk ASN Pemda Butur serta masyarakat yang berdomisili di ibukota kabupaten dapat menyetorkan zakat fitrahnya ke kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Butur,” imbuhnya. (r3/b/aji)

Komentar Pembaca
   
.