Diadukan ke Dewan, Kontraktor Proyek Jalan Warangga Akhirnya Bersedia Bayar Upah Kerja

433
Andi Sapri

 

RAHA-Kelakuan kontraktor ‘nakal’ yang kerap mengutang bahan bangunan di toko bangunan serta tidak membayar upah pekerja proyek kerap dipertontonkan di Kabupaten Muna akhir-akhir ini.

Setelah upah beberapa pekerja proyek SPAM Desa Pola tahun anggaran 2019 yang belum dibayar mencuat kepermukaan dan diadukan ke DPRD Muna, kini muncul lagi kasus baru. Yakni upah pekerja pada proyek pembangunan jalan di Warangga yang bersumber dari APBD perubahan 2019 yang ternyata juga belum dibayar oleh pihak kontraktor atau pihak ketiga yang mengerjakan proyek itu.

Sedianya, persoalan ini akan dibahas dalam forum rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Muna dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Rabu (3/6/2020). Namun agenda tersebut urung dilaksanakan sebab pihak kontraktor yang mengerjakan kegiatan itu sudah memberikan titik terang kepada para pekerja tentang kesanggupan membayar upah kerja buruh yang ditaksir mencapai Rp100 juta lebih.

Andi Sapri, Wakil Ketua Komisi III DPRD Muna mengemukakan hal itu dalam forum RDP Komisi III bersama Dinas PU,Rabu kemarin.

“Untuk pembayaran upah pekerja proyek pembangunan jalan di Warangga, sudah ada titik terang untuk pembayaran. Saya dapat informasi itu dari para pekerja bahwa sudah ada tirik terang dengan kontraktornya,”tegas Andi Sapri.

Politikus PDIP ini mengungkapkan, persoalan tersebut sebenarnya di luar kewenangan Komisi III, namun karena ada aduan dari masyarakat atau pekerja sehingga Komisi III turun tangan menyikapi persoalan ini.

Persoalan belum dibayar upah pekerja ini diadukan secara resmi ke DPRD oleh para pekerja yang dikoordinasi oleh Adam.

“Proyek yang dikerjakan sudah selesai menggunakan anggaran APBD-Perubahan 2019. Pekerja yang mengerjakan proyek itu rata-rata dari Banggai dan upah yang belum dibayarkan itu sekitar Rp 100 juta lebih. Alhamndulillah, saya dihubungi oleh pekerja bahwa sudah ada titik terang,” kata Andi Sapri.

Terkait nama perusahaan yang memborong pekerjaan tersebut, Andi Sapri mengaku tak tahu persis. “Saya tidak tahu nama perusahaannya,”ucapnya. (sra/aji)

Komentar Pembaca
.