PHRI Sultra Sebut Industri Hotel dan Restoran Mulai Bangkit

18
Eko Dwi Sasono

Kendari,RakyatSultraOnline – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan bahwa industri perhotelan dan restoran di Sultra mulai bangkit. Meski perlahan, ada harapan sektor yang menjadi salah satu penopang perekonomian daerah itu bisa hidup kembali.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sultra, Eko Dwi Sasono kepada Rakyat Sultra, Senin (22/6).

Diungkapkannya, selama pandemi, industri hotel dan restoran terpapar dan terkapar. Okupansi hotel baik bintang maupun nonbintang bahkan ada yang nol persen. Dengan dibukanya kembali hotel, rumah makan, dan restoran, peningkatan sangat nampak.

“Tingkat isian hotel bintang kini mencapai 30 persen sampai 40 persen. Hotel kecil paling banter 25 persen, belum bisa berharap banyak,” ujarnya.

Berita terkait

Dia mengatakan, rencana Pemerintah Kota Kendari membuka seluas-luasnya peluang investasi di bidang pariwisata, membawa angin segar bagi industri perhotelan khususnya di Kota Kendari. Namun, lanjutnya, menunggu hingga program investasi berjalan, membutuhkan waktu yang cukup lama. Sementara, usaha perhotelan harus tetap berjalan agar tidak kolaps.

“Karena itu, selama periode Juni sampai Desember 2020, untuk industri perhotelan utamanya di bawah naungan PHRI, kita banyak berharap dari government (pemerintah). Kita ingin pemerintah daerah membuat event di masa pandemik ini agar bisa menggeliatkan industri (perhotelan),” ucapnya.

Pihaknya mengharapkan pendapatan dari hunian kamar saja tidak cukup. Saat ini, stabilitas industri perhotelan di Sultra baru mencapai 60 persen.

“Kami sangat gembira mendengar rencana Wali Kota mengenai sektor priwisata. Harapannya, ini bisa menggeliatkan kembali perekonomian. Wali Kota juga tentunya berharap demikian. Tapi ini semua butuh kerjasama yang baik antara asosiasi dan pemerintah,” pungkasnya. (rs)

Komentar Pembaca
   
.