Kadikbud Sultra Gelar Talk Show Virtual di SMA 2 Kapontori

52
Kadikbud Sultra Asrun Lio (tengah) bersama Ketua Pemuda Covid 19 Sultra Andi Baso Amirul Haq menjadi narasumber dalam talk show virtual di SMAN 2 Kapontori, Selasa (7/7).

Buton, RakyatSultraOnline – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Sultra, Asrun Lio kembali melanjutkan sosialisasi pencegahan covid dan meninjau langsung implementasi new normal di lingkungan sekolah, bertempat di SMA 2 Kapontori, Buton, Selasa (7/7).

Kegiatan yang digelar melalui talk show virtual juga menghadirkan Ketua Pemuda Covid-19 Sulttra, Andi Baso A. Haq dan Kepala Sekolah SMA 2 Kapontori, Laode Muh. Aswid.

Asrun pada kesempatan tersebut menyampaikan implementasi new normal wajib dilaksanakan di lingkungan sekolah, salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.

Dirinya meminta kepala sekolah dan guru menjadi inisiator pelaksanaan new normal. Sebab guru berada di garda terdepan dalam berinteraksi langsung dengan siswa dan orang tua siswa.

Sehingga guru-guru dan kepala sekolah harus memberikan contoh bagaimana implementasi new normal di lingkungan sekolah.

Saat ini kita sedang dalam persiapan memasuki tahun ajaran baru, di momen inilah kita mulai menerapkan new normal di lingkungan sekolah, sebab kita kedatangan tamu dari peserta didik yang akan menempuh pendidikan di sekolah, termasuk siswa di kelas atas” ujarnya.

Usai mengelar talk show virtual, Asrun menyerahkan secara simbolis bantuan dan ribuan masker untuk siswa di SMA Negeri 2 Kapontori Kabupaten Buton.

Penyerahan tersebut diterima langsung oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Kapontori Kabupaten Buton, disaksikan jajaran guru dan siswa
Sekolah.

Dirinya juga meninjau bantuan wastapel portabel yang telah dikirim sebelumnya, yang ditempatkan di lingkungan sekolah.

Bantuan tersebut diharapkan bisa digunakan warga sekolah. Meski saat ini kegiatan belajar mengajar masih berlangsung secara daring.

Penyerahan bantuan tersebut, juga merupakan penyuluhan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan wabah covid dalam area pendidikan.

“Bantuan ini adalah upaya dari pemerintah provinsi sultra dalam mengimplementasikan pencegahan Covid 19 dalam area sekolah, sekaligus menyambut penerapan new normal di lingkungan sekolah,” katanya.

“Kita berharap melalui bantuan ini, kita bisa mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid di lingkungan sekolah,” tuturnya.(ags)

Komentar Pembaca
   
.