Dinas Dalduk KB Kendari Sigap Antisipasi Baby Boom di Masa Pandemi Covid-19

111
Hj. Hasria, SKM.,M.AP

 

KENDARI – Di tengah anjuran pemerintah untuk “Stay At Home” (di rumah aja), beberapa kabupaten/kota di Indonesia menunjukkan angka kehamilan yang cukup tinggi sehingga bisa mengakibatkan terjadinya “Baby Boom” di masa pandemi Covid 19 .

Namun, tidak sama kondisinya dengan Kota kendari. Dinas Pengedalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kota kendari telah berupaya mengantisipasi peningkatan angka kehamilan yang tidak direncanakan dengan terus melakukan berbagai inovasi dan terobosan layanan.

Selain melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) rutin, juga melaksanakan penyuluhan kunjungan rumah door to door yang dilaksanakan oleh penyuluh keluarga berencana dan penyuluh lapangan keluarga berencana dengan melibatkan kader. Dalam kunjungan tersebut selain menyampaikan anjuran pemerintah tentang protokol covid-19 dimasa pandemi, juga mengingatkan untuk tidak lupa menggunakan alat kontrasepsi bagi pasangan usia subur (PUS).

Demikian penjelasan Kepala Dinas Dalduk KB kota Kendari, Hj. Hasria, SKM.,M.AP, kepada awak media usai membuka refreshing kader penguatan kemitraan Kader BKB dan BKL di kantor Dalduk KB Kendari, Kamis (6/8/2020).

Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLI) Kota Kendari ini mengatakan, bisa di prediksi angka kehamilan di tengah pandemi ini tidak akan meningkat apalagi pada saat perayaan Harganas di rangkaian pula dengan pelayanan KB sejuta akseptor di Kota Kendari dengan hasil yang maksimal sebanyak 2.164 (Target 2000) baik Peserta KB Baru Maupun Peserta KB Aktif.

Langkah ini diambil Dinas Dalduk KB Kendari, mengingat pada masa pandemi ini jika terjadi kehamilan akan susah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan terutama trisemester pertama kehamilan di mana pada masa ini sangat rentan untuk terjadinya infeksi virus karena daya tahan tubuh yang menurun.

Untuk itu , dirinya berharap agar kepada seluruh kader untuk tetap menjaga sinergitas dan soliditas dalam memberikan pelayanan kepada msyarakat kota Kendari. “Semoga dalam kebersamaan kita tetap menjaga sinergitas dan soliditas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kota kendari,” harapnya.

Kabid Data Dinas Dalduk dan KB kota kendari Susianti Hafid, SH. MM menambahkan, pencapaian Permix KB Kontrasepsi Akseptor sampai dengan Juni 2020 baik dari hasil pelayanan sejuta akseptor maupun pelayanan rutin Faskes dari Januari sampai Juni 2020 yakni intrauterine device (IUD) 3.280 akseptor, Metode Operasi Wanita (MOW) 1.506 akseptor, Metode Operasi Pria (MOP) 1.506 akseptor, Kondom 813 akseptor, Implant 5314 akseptor, suntik 13.455 akseptor dan layanan Pil KB sebanyak 14.059 akseptor. (p2/b/aji)

Komentar Pembaca
.