Dikbud Konawe Perpanjang Masa Belajar Daring

34
Tira Liambo

 

 

UNAAHA- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe kembali memperpanjang masa belajar daring (online) bagi siswa. Ini dilakukan karena satu pasien Positif virus corona asal Konawe meninggal dunia.

Padahal sebelumnya Diknas Konawe berencana menerapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan model tatap muka di era tatanan kehidupan baru mulai Senin (21/9/2020).

Namun karena adanya pasien Positif Covid 19 asal Kelurahan Arombu, Kecamatan Unaaha yang meninggal dunia setelah dirawat di RS Bahteramas. Dan jenazahnya di kebumikan oleh keluarga tanpa mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Konawe Tira Liambo mengatakan, terkait KBM dengan metode tatap muka di tunda untuk sementara, karena baru baru ini ada pasien Positif Covid yang meninggal dan itu adalah mantan staf Dikbud Konawe.

“Kemarin itu banyak teman teman dari Dikbud melayat di rumah almarhum. Karena dia ini adalah mantan staf kami. Sehingga kami sampaikan untuk menunda KBM. Sehingga kami ambil kesimpulan hari ini sampe 14 hari kedepan, tetap kami akan teruskan pembelajaran di rumah,” ungkap.

Sementara itu, untuk dua sekolah dasar yang ada di Kelurahan Arombu Kecamatan Unaaha di lockdown selama 14 hari kedepan, karena wilayah tersebut sudah zona merah.

“Tidak boleh ada kegiatan di sekaloh itu, termasuk guru-guru,” kata Tira usai mengikuti kegiatan Penyerahan Bantuan Program Inovasi GESER 1000 atau gerakan sedekah sehari 1000 kepada siswa siswi kurang mampu dan berprestasi, di Grand MM Unaaha, Jumat (18/9/2020). (cr2/b/aji)

Komentar Pembaca
.