Industri Pengelolaan Kelapa di Konkep Akan Rampung Akhir Tahun

212
Sudirman. Foto: Karim/Rakyat Sultra

 

LANGARA – Potensi kelapa yang dimiliki Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) direspon baik pemerintah setempat, karena itu, upaya Pemkab Konkep dibawa kendali Ir H Amrullah MT dan Andi Muh Lutfi SE MM untuk menghadirkan Industri Kecil Menengah (IKM) pengelolaan kelapa, akhirnya disahuti Kementerian Perindustrian RI.

Tahun ini, lima gedung IKM yang pembiayaanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu sementara dikerjakan termasuk pengadaan mesin pengolahan kelapa menjadi aneka produk kerajinan dan minuman kemasan.

Demikian yang disampaikan kepala bidang perdagangan Disperindagkop Konkep Sudirman saat dikonfirmasi via selular, Selasa (29/9/2020). Kata ia, lima unit bangunan yang sementara dikerjakan diproyeksikan rampung akhir tahun ini.

“Pembangunannya dimulai sejak sebulan lalu. Sekarang sudah tahap pemasangan pondasi, sedangkan bahan lainnya dipesan di Surabaya seperti atap dan rangka baja,” jelasnya.

Sudirman merinci, ada lima fungsi mesin produksi yang akan beroperasi nantinya, masing-masing memproduksi kopra putih, tempurung kelapa menjadi briket, sabuk kelapa menjadi tali dan keset kaki, batang kelapa menjadi meubel dan kerajinan tangan lainnya, serta air kelapa diproduksi menjadi air minum kemasan.

“Untuk tahun depan akan dialokasikan anggaran pengelolaan air limbah, pagar keliling, pengelolaan air bersih termasuk penataan jalan lingkungan dalam kawasan industri,” jelasnya.

Mengenai jumlah karyawan yang akan dibutuhkan nantinya kata Sudirman sesuai hasil studi bandingnya di Tasikmalaya, dalam satu produk membutuhkan minimal 50 karyawan.

“Tetapi kalau kita untuk tahap awal setelah beroperasi nanti diperkirakan membutuhkan 200 orang karyawan dari 5 unit mesin produksi sedangkan pemasok bahan bakunya semua Badan Usaha Milik Desa akan diberdayakan,” tandasnya. (r2/b/aji)

Komentar Pembaca
.