Paslon BerAmal Sudah Siapkan SDM Wawonii Berdaya Saing Lewat Beasiswa

37

 

Paslon BerAMAL saat sedang melaksanakan kampanye dialogis di desa Mata Langara Kecamatan Wawonii Barat, Senin (12/10/2020). Foto: Karim/Rakyat Sultra.

 

LANGARA – Masa kampanye pasangan calon (Paslon) Ir H Amrullah MT dan Andi Muh Lutfi SE MM memasuki hari ke empat belas. Pada kampanye Senin (12/10/2020) duet paslon petahana itu menyambangi Desa Mata Langara Kecamatan Wawonii Barat.

Kampanye terbatas paslon berakronim BerAMAL itu diawali orasi politik Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Ajezar Boy. Katanya, paslon bernomor urut satu itu telah berhasil mendongrak indeks pembangunan manusia (IPM) melalui program beasiswa Wawonii Cerdas.

“Di bidang pendidikan misalnya, beasiswa saya kira jelas. BerAMAL telah mempersiapkan sumberdaya manusia Wawonii yang memiliki daya saing tinggi, ini dilakukan dalam rangka menyongsong era digital 4.0,” jelasnya.

Apalagi sambung Ajezar Boy di tengah kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Pulau Wawonii. Karena membangun sesungguhnya tidak hanya berfikir tentang hari ini, tetapi mampu menatap ke depan.

“Bukan hanya itu H Amrullah dan Andi Muh Lutfi, juga telah mampu menata pemerintahan yang bersih dengan tata kelola keuangan yang baik. Dan opini wajar tanpa pengecualian itu bukan hadiah,” katanya.

Kalau ada yang mengatakan bahwa WTP itu adalah hadiah kata kader partai moncong putih itu, sesungguhnya mereka malu-malu mengatakan bahwa keberhasilan itu telah dicapai hari ini. Karena itu jangan malu mengakui keunggulan dan kelebihan seseorang.

“Di bidang kesehatan, kasian dulu kita, saya juga rasakan itu, tapi sekarang tujuh Kecamatan telah dibangun 9 Puskesmas yang memiliki fasilitas memadai, biaya kesehatan gratis dan ini sudah menjadi cita-cita pemekaran daerah. Saya yakin bahwa BerAMAL jilid dua masih akan melanjutkan pembangunan,” urainya.

Sementara itu, calon Bupati Ir H Amrullah MT mengatakan di hadapan simpatisan BerAMAL bahwa ada kader-kader yang cerdas, ke depan dirinya akan begitu ikhlas meninggalkan pengabdian paripurnanya untuk masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan.

“Karena generasi-generasi berikutnya Insaa Allah adalah generasi yang cerdas dan siap membawa kejayaan Kabupaten Konawe Kepulauan ke depan,” bebernya.

Itu menjadi perenungannya kata Bupati yang hanya cuti 70 hari itu, sehingga konsepnya dimasukan dalam program beasiswa Wawonii Cerdas.

“Kenapa hadir program beasiswa Wawonii cerdas, karena yang sering saya ulang-ulang meskipun kita bangun daerah ini mengkilap, tapi ketika SDMnya kita tidak bangun setara dengan pembangunan infrastrukturnya suatu waktu kita akan terpuruk kembali karena tidak ada generasi yang siap untuk melanjutkan,” katanya.

Tetapi dengan dilanjutkannya pendidikan putra-putri Wawonii katanya semakin banyak generasi yang cerdas, siap kapasitasnya untuk mensejahterakan dan memajukan Konkep ke depan sejajar dengan Kabupaten lainnya di Sultra bahkan mampu bersaing di level Nasional.

“Kalau biacara soal pembangunan intinya asas fungsional, manfaat, keadilan dan asas keberlanjutan. Karena kalau kita hanya membicarakan Langara, pasti kecewa dengan keluarga lain yang ada di luar Langara,” katanya.

Dirinya memohon maaf jika ada yang merasa keterlambatan pembangunan infrastruktur yang ada di Kota Langara, karena masih ada masyarakat Wawonii di Wilayah Tenggara yang juga membutuhkan itu. Jika Allah berkehendak untuk ke dua periode adalah era tinggal landas menuju era pembinaan ekonomi kesejahteraan kerakyatan.

“Jadi setelah pembangunan infrastruktur, dan sumber daya manusia tuntas kemudian perekonomian mulai kita bangun. Tapi sebenarnya sudah terlaksana dengan pembangunan Industri Kecil Menengah,” tandasnya. (r2/b/aji)

Komentar Pembaca
.