Tahun Depan Konkep Terima Reward Puluhan Miliar 

89
Kepala Kantor Direktorat Jendral Perbendaharaan Sulawesi Tenggara (Sultra), Kementrian Keuangan RI Arif Wibawa (kanan) saat menyerahkan plakat opini WTP kepada Pjs Bupati Konkep, Muhammad Yusuf yang didampingi Kepala Bappeda, Sekda dan Ketua DPRD Konkep, Saifuddin Alibas, Ir H Cecep Trisnajayadi MM serta Ishak SE. Foto: Karim/Rakyat Sultra. 

 

 

LANGARA – Masyarakat Wawonii patut bersyukur atas prestasi yang diraih Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) atas pencapaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan RI Sulawesi Tenggara.

Kementerian Keuangan RI, bakal mengkuncurkan Dana Insentif Daerah (DID) puluhan miliar kepada Pemkab Konkep tahun 2021 mendatang, sebagai hadiah yang diberikan karena memperoleh opini WTP itu.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Direktorat Jendral Perbendaharaan Sulawesi Tenggara (Sultra), Kementrian Keuangan RI, Arif Wibawa saat menyerahkan plakat WTP kepada Pelaksana Jabatan Sementara (Pjs) Bupati Konkep Muhmmad Yusuf di Aula Pendopo Rujab Bupati, Rabu (14/10/2020).

Katanya, plakat yang diserahkan merupakan penghargaan dari pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk mendorong Pemkab Konkep selalu meningkatkan kualitas laporan keuangan.

“Yang mendapatkan WTP akan mendapatkan dana insentif daerah kisaran Rp10 sampai Rp 11 miliar ini perkiraan rata-rata, karena ada komponen-komponen penilaian DID,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Pjs Bupati Konkep, Muhammad Yusuf menyampaikan bahwa Pemkab Konkep secara resmi sudah menerima hasil audit laporan keuangan tahun anggaran 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, dan memperoleh capaian WTP.

“Kita berharap capaian opini WTP ini bukanlah tujuan akhir. Mempertahankan terkadang lebih sulit dari mendapatkan,” pesannya.

Kepala Dinas Perindakop dan UKM Sultra itu mengajak seluruh ASN Konkep untuk menjadikan prestasi tersebut sebagai motivasi, sekaligus pendorong etos kerja dalam pengelolaan keuangan dan penetaan aset daerah.

“Tantangan saat ini yakni mempertahankan opini WTP, dengan meningkatkan kualitas laporan keuangan. Tentu juga dengan memperkuat sumber daya manusia terkait akuntasi dan pelaporan keuangan pemerintah,” tandasnya. (r2/b/aji)

Komentar Pembaca
.