Breaking News : DPRD Minta Gubernur Evaluasi Ridwan Badallah

283
Ridwan Badallah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sultra.

RakyatSultra.com , KENDARI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) tiba-tiba mengeluarkan rekomendasi yang mengejutkan. Dalam rekomendasi itu, mereka meminta Gubernur Sultra mengevaluasi Kepala Dinas Kominfo Sultra Ridwan Badallah.

Hebohnya lagi, surat rekomendasi yang diteken mayoritas Anggota DPRD Sultra diserahkan langsung Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh ke Gubernur Sultra Ali Mazi dalam rapat paripurna di gedung paripurna DPRD Sultra, Rabu (25/11). Dalam rapat itu, Ridwan Badallah turut hadir bersama dengan kepala dinas yang lain.

Ridwan Badalla Akan Rangkul Semua Lini untuk Sukseskan visi misi Gubernur

Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh, mengatakan, anggota dewan tidak akan mengintervensi kebijakan dan otoritas gubernur. Namun sebagai mitra yang sejajar, DPRD perlu menyerahkan rekomendasi agar Ridwan Badallah dievaluasi.

“Ini bagian dari aspirasi yang berkembang untuk tidak terulang lagi. Rekomendasi ini ditandatangani seluruh anggota dewan yang hadir hari ini (kemarin, red),” akunya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan Ridwan Badallah telah mengeluarkan pernyataan yang merugikan kelembagaan DPRD. Termasuk di dalamnya pernyataan yang merendahkan martabat Anggota DPRD Sultra. Sayangnya, Abdurrahman tidak menyebut siapa nama anggota dewan yang direndahkan. Dia hanya menyebut kalau legislator itu berasal dari Fraksi PAN.

Anggota DPRD Asal Golkar Wajib Dukung UU Cipta Kerja

“Kami tidak melihat fraksinya tetapi kelembagaan parlemen dan anggotanya. Kami minta kepada pak gubernur mengevaluasi saudara Ridwan Badallah. Anggota dewan yang hadir di sini semua tanda tangan termasuk saya dan unsur Wakil Ketua DPRD Sultra,” akunya.

Sementara itu, Ridwan Badallah yang ditemui usai rapat paripurna mengaku tidak mengerti dengan rekomendasi Anggota DPRD Sultra. Ia pun menyerahkan seluruhnya masalah itu kepada Allah SWT.
Saat ditanya apa yang menjadi masalah sehingga parlemen merekomendasikannya untuk dievaluasi, Ridwan mengaku tidak tahu.

“Saya tidak mengerti ada apa. Saya kan ditunjuk sama gubernur. Saya tetap hormat sama gubernur. Saya selalu setia kepada bapak gubernur karena dia orang tua saya dan dia yang menunjuk saya. Kalau pun beliau melepaskan jabatan ini, saya siap. Saya ikhlaskan,” tegasnya.

Ridwan Badalla Akan Rangkul Semua Lini untuk Sukseskan visi misi Gubernur

Di tempat yang sama, Gubernur Sultra Ali Mazi belum bisa mengambil keputusan terkait rekomendasi DPRD Sultra. Ia mengaku akan mengundang semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Baginya, rekomendasi DPRD Sultra itu merupakan peringatan keras bagi OPD.

“Antara anggota dewan dengan pemerintah daerah, itu satu kesatuan. Nanti saya panggil dia (Ridwan Badallah, red). Nanti kami tegur. Ada cara-cara tertentu yang akan dilakukan pimpinan,” ulasnya.

Ali Mazi sendiri belum mau menyampaikan sikap apakah akan mengganti Ridwan Badallah atau tetap dipertahankan sebagai kepala dinas. “Kami akan lihat dulu. Ini kan baru referensi. Saya akan undang dulu semua (kepala) OPD,” pungkasnya. (SP)

Komentar Pembaca
.