Cegah Kecurangan Perhitungan Suara, KPU Gunakan Aplikasi SIREKAP

309
Anggota KPU Muna, Moh. Ichsan

RAKYAT SULTRA.COM, RAHA – Ada hal yang berbeda dalam proses perhitungan suara hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muna kali ini. Di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggunkaan aplikasi SIREKAP untuk menginput perolehan suara masing-masing pasangan calon. Selain menginput angka-angka, petugas KPPS (KPPS 2) akan langsung memotret Formulir C hasil KWK plano.

Anggota KPU Muna, Moh. Ichsan menjelaskan, hasil rekapitulasi suara di TPS langsung disampaikan ke KPU melalui aplikasi tersebut dan dipantau langsung oleh KPU RI, sehingga tidak ada lagi ruang bagi siapapun untuk mengutak atik hasil perolehan suara tersebut. “Setelah direkap, hasilnya langsung difoto dan dikirim ke KPU melalui aplikasi SIREKAP. Ketika ada perolehan suara yang dipersoalkan di TPS kita tinggal klik TPS nya di aplikasi SIREKAP untuk membuka datanya. Jadi tidak ada ruang untuk melakukan kecurangan,”kata Ichsan.

Kemudian, bagi saksi pasangan calon, wajib mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor hand phone (hp), selain surat mandat dari paslon. “Nomor hp dan NIK ini akan diregistrasi melalui aplikasi SIREKAP. Salinan hasil rekapitulasi juga akan diberikan kepada masing-masing paslon melalui saksi,”pungkasnya.

Ichsan menandaskan, penggunaan aplikasi SIREKAP harus benar-benar savety, dimana operator SIREKAP (KPPS 2) yang akan memegang paswordnya. “Hanya KPPS 2 yang tahu paswordnya. Paswordnya akan diperbaharui terus , dan tanggal 9 Desember nanti KPU RI akan mengirimkan pasword baru untuk menjaga kemanan penggunaan aplikasi ini sehingga tidak mudah diretas,”pungkasnya (sra)

Komentar Pembaca
.