Kesal Lihat Istri Suka Main Handphone, Pria di Tunggala Tega Cekik Istrinya Hingga Tewas.

880
Tersangka, Andi Syafaat (36). (Foto:Istimewa)

Rakyatsultra.com, KENDARI- Peristiwa yang menyebabkan hilangnya nyawa Ernita Purnamasari (28) tahun, warga jalan tunggala kelurahan anawai kecamatan wua wua kota kendari menggegerkan warga setempat.

Polres Kendari Diminta Proses Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Bagaimana tidak, seorang ibu tiga anak yang sebelumnya pada Jumat 28 November 2020 dikabarkan tewas karena bunuh diri dengan gantung diri. Dalam waktu singkat Polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan ibu tiga anak tersebut yang tak lain suaminya sendiri, Andi Syafaat (36).

Kapolsek Baruga, AKP Gusti Komang Sulastra mengatakan,Saat itu tersangka (Suami Korban), datang di rumah dan melihat ketiga anak korban berada di ruang tengah sementara main, sementara saat itu korban berada dalam kamar dengan pintu terkunci.

Polres Konawe Bekuk Spesialis Pencurian di Indomaret

Kemudian tersangka mengetuk-ngetuk pintu namun tidak dibuka. selanjutnya langsung mendobrak pintu dengan paksa sehingga terbuka, dan melihat istri sementara main handphone. Dan saat itupun tersangka marah lalu memukul pada bagian mulut korban. kemudian korban melakukan perlawanan sambil mengatakan ” urusko anakmu !!!,” Geram korban, katanya.

 

Sehingga saat itu terjadi cekcok mulut,kemudian tersangka mencekik leher korban dan korban merintak sehingga tersangka terjatuh,

 

” Lalu tersangka emosi kemudian meninju ulu hatinya sehingga korban pingsan dan tidak sadarkan diri, kemudian tersangka mencoba membuat napas buatan dan memompa dada korban namun tidak bisa tertolong sehingga korban meninggal dunia,” terang AKP Gusti Komang Sulastra, dalam keterangan Persnya ke sejumlah awak media di Polsek Baruga. Senin (30/11/2020).

 

Lanjut AKP Gusti Komang mengungkapkan pada awalnya tersangka tidak mengaku telah membunuh istrinya, dengan alibi bahwa istrinya gantung diri, namun setelah di interogasi dan di otopsi, akhirnya pelaku mengakuinya.

 

Kata dia, dari pengakuan tersangka, percecokan antara keduanya sebenarnya telah lama terjadi. ” Percekcokan¬† diantara mereka sudah sering. Istrinya memang sempat menelpon tersangka mengeluhkan karena dia capek mengurusi tiga anaknya,” ucapnya

 

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat 3 Udang undang nomor 23 Tahun 2003 tentang kekerasan rumah tangga. (P2)

Komentar Pembaca
.