Gakkum Hutan Lindung, Ditreskrimsus Polda Sultra Interogasi  PT Trisula Dan PT BBS

102

 

Direktur Direktorat Reserse Krimnal Khusus (Dirtreskrimsus) Polda Sultra, Kombes Pol Heri Tri Maryadi SH MH

RAKYATSULTRA.COM,KENDARI – Direktur Direktorat Reserse Krimnal Khusus (Dirtreskrimsus) Polda Sultra, Kombes Pol Heri Tri Maryadi SH MH memastikan pihaknya tak mengambil kompromi terkait perusahaan tambang yang melanggar kawasan hutan lindung.

 

Hal ini disampaikannya langsung saat dimintai keterangan sejumlah awak media terkait pengungkapan kasus pelanggaran penggunaan kawasan hutan selama tahun 2020, beberapa waktu lalu.

 

“Intinya untuk permasalahan tambang, apabila ada informasi bekerja di kawasan hutan (lindung, red) dan sedang bekerja, karena permasalahan penegakan hukum tambang itu harus tangkap tangan. Jadi pada saat kegiatan laporkan, kita pasti bergerak. Dalam kawasan hutang lindung tidak ada kompromi, penegakan hukum harus tetap dilaksanakan,” ungkap Kombes Pol Heri.

 

Sejauh ini, kata dia, ada satu perusahaan yang tengah menjalani proses hukum terkait penggunaan kawasan hutan lindung sebagai lokasi pertambangan dan tengah ditangani Bareskrim Polri.

 

Berita terkait

Selamat Bertugas Kapolri Baru!

Rakyat Sultra Digital Edisi 28 Januari 2021

“Sejauh ini perusahaan yang tengah dalam penanganan yakni Bososi yang saat ini sedang di tindak Bareskrim bekerjasama dengan Polda,” cetusnya.

 

Kombes Heri mengaku, pihaknya terus melakukan pemantauan disejumlah  titik yang menjadi terget pengawasan dari Ditreskrimsus Polda Sultra.

 

“Mudah-mudahan tidak ada lagi kerja disana. Kalaupun ada kita lakukan penindakan.Penindakan sesuai mekanisme yang dilalui tentunya pada saat tertangkap tangan, alat sedang bekerja, ada yang bertangung jawab disana, ada nikel (ore, red) yang sudah menghasilkan dan menadi barang bukti,” beber Kombes Heri.

 

Selanjutnya, sambung dia, melalui proses introgasi, klarifikasi, kemudian tentunya melakukan penyelidikan ke penyidikan, selanjutnya di proses.

 

“kalau di kawasan hutan lindung jangan ada kerja disana, hati-hati saja karena operator bisa jadi dikenakan sebagai tersangka, tentunya (juga, red) yang bertanggung jawab perusahan perusahaan kan direktur yang kerja disitu. Tim dari  Ditreskrimsus Polda Sultra sementara melakukan gakum di hutan lindung di Kabupaten Konawe Utara. Saat ini sedang interogasi indikasi  PT Trisula dan PT BBS,”  Pungkas Kombes Heri. (P2)

 

Komentar Pembaca
.