Wajib Pakai Masker dan Sarung Tangan, Pemilih Dilarang Berkerumun di TPS

74
Moh. Ichsan

 

 

RAHA-Pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (pilkada) Muna 2020 akan berlangsung berbeda dari pilkada sebelumnya, sebab pilkada tahun ini akan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

 

Anggota KPU Muna, Moh. Ichsan mengatakan, pemilih wajib mengenakan masker dan sarung tangan saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Di luar TPS, penyelenggara akan menyiapkan tempat cuci tangan, sabun dan hand sanitizer serta desinfektan sehingga pemilih dipastikan tidak menjadi sumber penularan virus Covid-19 di TPS.

 

Penyelenggara juga akan memastikan suhu tubuh pemilih, dimana pemilih dengan suhu tubuh diatas 37 derajat celcius, akan disiapkan bilik khusus untuk memilih. Demikian pula dengan jarak duduk di dalam TPS akan diatur sesuai protokol kesehatan.

“Jaraknya satu meter, dan kita menyiapkan paling banyak sembilan kursi di dalam TPS,” sebut Ichsan.

 

Yang tak kalah pentingnya kata dia, pemilih dilarang berkerumun di TPS. “Saat datang di TPS usahakan jangan berkerumun. Setelah memilih upayakan langsung pulang ke rumah masing-masing, jangan berkerumun di TPS,” imbaunya.

 

Ichsan mengatakan, protokol kesehatan akan sangat ketat diberlakukan untuk mencegah munculnya klaster baru penularan Covid-19 ini.

“Di TPS juga kami imbau agar pemilih bisa menjaga kebersohan, jangan membuang tisu bekas pakainya di sembarang tempat,” pintanya. (sra/aji)

Komentar Pembaca
.